Wednesday, May 17, 2017

Jurus Jitu Jika Balita Mogok Makan

Ada gak sih Bunda yang gak pusing pala berbie saat balitanya mogok makan? *kalau ada saya pengen jitak. Hihihi. Makanan adalah sumber nutrisi bagi anak, jika asupannya kurang, mau dapat nutrisi darimana? Kalau gak doyan nasi tapi masih mau jus buah atau sayur sih mending ya. Nah kalau sudah GTM alias gerakan tutup mulut gimana? Bisa berabe kan?

Berikut ini saya rangkumkan dari beberapa pengalaman teman-teman dan saya sendiri tentunya, jurus jitu jika balita mogok makan. Tapi yang perlu diingat, belum tentu semua jurus berikut bisa berhasil sempurna ya, Bun. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

1. Buat Hatinya Senang

Balita yang hatinya senang mudah melahap makanan

Tidak hanya orang dewasa yang nafsu makannya meningkat jika hati sedang senang. Balita pun demikian, akan lahap jika sedang bahagia. Tidak ada salahnya mencoba jurus pertama ini jika balita Bunda mogok makan. Misalnya saja membelikan balon kesukaannya, ajak jalan-jalan ke tempat favoritnya, mengajaknya main air, dan lain-lain yang penting bisa buat hatinya senang.

Baca juga:  Tips Ajak Anak Ke Dokter Gigi

2. Variasikan Menu dan Tampilan

Bentuk makanan yang unik

Terkadang Bunda yang terlalu sibuk, memberikan menu kurang variatif atau tampilan yang biasa saja. Padahal, saat usia balita biasanya anak tertarik dengan beragam bentuk lucu dan unik. Nah, jika balita sedang mogok makan, coba deh berikan variasikan menu dan tampilannya. Tak ada salahnya Bunda berlatih membuat bento berbentuk idola kesukaan si kecil. Variasikan menu melalui bento yang Bunda buat, sekalian mengenalkan beragam makanan kepadanya.

3. Tunda Kudapan

Tunda kudapan agar selera makan anak tidak hilang

Makanan yang padat gizi dan kaya energi tentunya lebih baik daripada kudapan, bukan? Cobalah untuk menunda kudapan jika anak belum mendapat asupan makanan berat. Kudapan akan memberikan efek kenyang sementara, sehingga saat waktunya makan nasi dan sayur anak sudah
kenyang duluan.

Baca Juga: Sudahkan Anak Kita Berliterasi Kritis

4. Stop Gadged Saat Makan


Gadged berarti segala sesuatu yang memancarkan radiasi, jadi bukan cuma hape tapi juga televisi. Alih-alih mengajaknya nonton kartun kesukaan,lebih baik mengajaknya berinteraksi melalui permainan sederhana. Misalnya Bunda menjadi badut dengan suara lucu, anak menjadi kucing, atau bermain peran yang lain. Memberikan gadged saat makan hanya akan membuat anak fokus satu arah yaitu pada tontonan, dengan bermain peran membuat komunikasi dua arah dan Bunda dapat menyuapi anak di sela-sela permainan.

Baca juga: Gadged Aman untuk Anak

5. Berikan Suplemen Penambah Nafsu Makan


Saran saya sih suplemen alami ya Bun, misalnya madu yang mengandung curcuma, atau suplemen lain yang berbentuk herbal. Suplemen non herbal biasanya mengandung pemanis buatan yang tentunya berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

6. Berdoa dan Selalu Semangat

Semangat ya Bunda, agar anak juga semangat

Seorang teman pernah berkata, bukan jenis makanan yang menjadikan anakmu cerdas,tapi doa yang kau panjatkan di setiap suapannya. Mak nyess deh mendengarnya, saya jadi tetap semangat meskipun anak saya tidak doyan ini itu dan hanya mau tempe goreng saat makan. Saya selalu berdoa semoga makanan yang saya suapkan, menjadikannya selalu sehat dan cerdas dunia akhirat. Tapi tetap usaha lho ya, jangan mentang-mentang udah berdoa lantas tak ada usaha lain. Jika perlu ajak anak ke dokter saat tubuhnya mulai memberikan sinyal kurang gizi. Semoga berhasil menerapkan jurus jitu jika balita mogok makan, ya Bunda.





0 comments :

Post a Comment