Friday, August 03, 2018

Pawai Obor Asian Games Berikan Dampak Positif pada Pariwisata Indonesia


Saat ada berita jika obor Asian Games akan melewati kota Malang, warga Malang seketika gegap gempita menyambut kedatangannya. Ya, Asian Games XVIII 2018 akan berlangsung di Jakarta – Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018. Akan ada 4 NOC Negara peserta dan 40 cabang olahraga yang akan berlangsung. Nah, sebelum Asian Games benar-benar dibuka akan ada Torch Relay dan melewati kota tercinta saya, Kota Malang.

Wuih, pasti meriah banget tuh ya, apalagi 11.200 atlet akan tersebar di venue berikut ini: Gelora Bung Karno, Jaka Baring Sport City, Equetrian Jakarta, Velodrome Jakarta, Ancol – PIK, Patriot Candarbaga, Wibawa Mukti, Pakansari, Jalak Harupat, Kemayoran, dan TMII.

Oiya, teman-teman sudah tahu belum sejarah singkat Asian Games? 

Nih, saya bisikin ya. Hehehe. Asian Games pertama diadakan pada tahun 1951 di New Delhi, ibu kota India. Selanjutnya disepakati bahwa Asian Games akan diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Kalau Indonesia sendiri sih pertama kali menjadi Tuan Rumah Asian Games pada penyelenggaraan AG IV tahun 1962, di Jakarta. Nah, Indonesia mendapat kehormatan kembali untuk menjadi tuan rumah penyelenggara multi event akbar bidang olahraga Asian Games (AG) XVIII pada Tahun 2018.

Bagus dong ya karena bisa menjadi peluang untuk promosi pariwisata sekaligus sebagai peluang peningkatan secara signifikan kunjungan wisatawan. Selain itu bisa potensial untuk menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, ya nggak?



Wah, benar-benar sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik dan sebagai bangsa yang memiliki kredibelitas dan sejajar dengan bangsa – bangsa lain di dunia. Hal ini juga bisa menjadi peluang untuk membangun citra Indonesia baik untuk kepentingan pariwisata, diplomasi, maupun untuk kepentingan daya tarik investasi.

Oleh karenanya Asian Games bukan bukanlah pertandingan olahraga semata, tetapi juga mengusung harga diri bangsa. Bukankah kegiatan olahraga seperti ini dapat digunakan sebagai medium pembentuk karakter bangsa?

Di Asian Games ada yang namanya Torch Relay, teman-teman sudah tahu belum ya?

Ada dua hal yang perlu teman-teman ketahui dari Asian Games yaitu, pertama adanya flaming atau pengambilan api pertama Asian Games yang diselenggarakan di India dan juga pengambilan Api abadi Indonesia, hal ini untuk memastikan kemurniannya di Stadion pertama kali Asian Games India dan Api abadi di Merapen Indonesia. Kedua, Torch Relay yaitu ceremony penyambutan obor, iring-iringan penyambutan obor di setiap kota yang menjadi rute perjalanan torch yang menjadi simbol keyakinan dan semangat.

Torch Relay keliling Indonesia?


Duh, jadi baper ya kalau yang bawa orang secakep Hamish Daud
Wow, bisa jadi ajang sosialisasi Asian Games bagi masyarakat Indonesia donk? Ya iya lah sekalian mempromosikan destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya serta potensi-potensi daerah lainnya di mata dunia. Asian Games kan event yang besar dan berskala internasional, kesempatan banget. Apalagi acara Torch Relay ini akan diliput dan disiarkan ke 45 official broadcaster negara peserta, serta negara-negara lain diluar Asia yang meliput Asian Games 2018. Hehm…

Jadi… Indonesia bisa sekalian promosi destinasi pariwisata, kebudayaan, kesenian, serta potensi-potensi daerah dengan memanfaatkan Asian Games XVIII 2018 untuk memberikan dampak positif pada kegiatan pariwisata Indonesia. Ya kan api Asian Games akan melewati destinasi wisata seperti Candi Prambanan, wisata Bromo, Raja Ampat, Kawah Ijen, Danau Toba, Kepulauan Seribu, dan yang lainnya.



Selain itu juga untuk menambah gaung dan gema Asian Games ke seluruh Indonesia karena api adalah simbol semangat bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan Asian Games. Diaraknya api Asian Games dapat membuat gaungnya semakin terasa dan masyarakat jadi tahu deh kalau akan ada event besar yang berlangsung di negara tercinta ini.


Api Obor Asian Games dinyalakan 7 Finalis Putri Indonesia

Teman-teman juga perlu tahu, mengapa 7 finalis Putri Indonesia yang menyalakan api obor Asian Games di lokasi Api Abadi Mrapen saat acara ceremonial? Itu untuk mewakili 7 Pulau Terbesar di Indonesia (Sumatera, Jawa, Bali, Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan), selanjutnya api akan diarak dengan kendaraan menuju Candi Prambanan.



Di Candi Prambanan, Api dari India dan Api dari Mrapen akan disatukan di Mini Couldron dalam acara konser pelepasan resmi untuk Asian Games Torch Relay dan menjadikan Candi Prambanan sebagai titik Nol di Lapangan Prambanan yang dihadiri pula oleh 45 perwakilan negara peserta Asian Games 2018. Oiya, Api ini dibawa dari India naik pesawat lho dan dibiarkan tetap menyala. Kebayang nggak sih? Hehehe. Soalnya api tersebut dibawa dengan alat khusus bernama tinder box sehingga tetap aman meski dibawa menggunakan transportasi udara.
Proses pengambilan Api dari Mini Couldron oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (sumber: tribunnews)
Proses penggabungan obornya juga dilaksanakan di panggung yang mewah dengan latar belakang candi Prambanan. Bisa dibayangkan saat acara berlangsung pada malam hari dengan lampu kerlap-kerlipnya. Pasti megah donk. Sayangnya saya hanya bisa lihat di TV, hiks.
Api diserahkan kepada Ketua Inasgoc dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI oleh 4 Torch Ambasador yang salah satunya adalah Susi Susanti, legenda bulutangkis Indonesia. Lalu Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengambil api dari Mini Couldron diserahkan kepada Torch Ambassador (Kinarsih, pebulutangis Yogyakarta) untuk mengelilingi Indonesia. Selanjutnya api dibawa ke kraton Jogyakarta dan diinapkan sebelum keesokan harinya dibawa keliling kota Jogyakarta.

Prosesi pawai obor akan berakhir di Monumen Nasional Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2018 dan akan ditampilkan pada pembukaan Asian Games pada 18 Agustus 2018.

Detail Route Torch Relay

Prosesi pawai obor akan berakhir di Monumen Nasional Jakarta pada 17 Agustus. Keesokan harinya atau pada 18 Agustus, api obor tersebut akan dipakai untuk pesta pembukaan Asian Games 2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadwal Perjalanan Api Asian Games", https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/19/12261138/jadwal-perjalanan-api-asian-games.
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko
Prosesi pawai obor akan berakhir di Monumen Nasional Jakarta pada 17 Agustus. Keesokan harinya atau pada 18 Agustus, api obor tersebut akan dipakai untuk pesta pembukaan Asian Games 2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadwal Perjalanan Api Asian Games", https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/19/12261138/jadwal-perjalanan-api-asian-games.
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko
Prosesi pawai obor akan berakhir di Monumen Nasional Jakarta pada 17 Agustus. Keesokan harinya atau pada 18 Agustus, api obor tersebut akan dipakai untuk pesta pembukaan Asian Games 2018.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadwal Perjalanan Api Asian Games", https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/19/12261138/jadwal-perjalanan-api-asian-games.
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko


0 comments :

Post a Comment