Boba Library dan BolehBaca, Inovasi Baru Memberantas Buku Bajakan

Bosan sama bukumu? Jual aja!
Atau masih sayang? Pinjemin aja?

Unik ya tagline dari salah satu perpustakaan mini yang ada di Malang ini? Ya, Boba Library adalah kantor (offline) dari bolehbaca.com, situs pinjam-meminjam dan jual-beli buku murah, lengkap dan aman. Meskipun kantornya di Malang, tapi teman-teman bisa lho daftar sebagai owner (sebutan untuk pemilik buku) dan reader (sebutan untuk pembaca/peminjam buku).

Menurut Rezza Deviansyah, founder dan owner Boba Library, bolehbaca.com didirikan untuk memeratakan akses terhadap buku bacaan bermutu dan meningkatkan minat baca masyarakat, demi terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas dan berwawasan luas.


Mengapa saya langsung tertarik untuk bergabung dengan BolehBaca?

Saya mengenal Boba Library saat menghadiri acara yang diadakan oleh FLP (Forum Lingkar Pena) Malang. Dari situ saya penasaran yang bertanya-tanya tentang konsep yang diusung oleh perpustakaan milik pasangan suami istri ini.

Baca juga: Sudahkah Kita Membaca Bersama Anak Kita?

Konsepnya sangat menarik, setelah mendaftarkan diri di situs bolehbaca.com, saya menjadi owner (sekaligus reader) yang bisa mengupload buku dan bisa dipinjam oleh reader lainnya. Tapi ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi saat akan meminjam buku. Nanti saya jelaskan ya, hehehe.

Boba Library di Jl. Sukarno Hatta PTP II No. 26 Malang

Kebetulan banget lho, saya tuh bosan dengan buku-buku yang ada di rak, beberapa buku sudah saya baca berkali-kali. Penginnya saya jual aja terus uangnya buat beli yang baru. Tapi kok sayang ya, apalagi jika buku-buku tersebut saya beli dengan uang tabungan.

Ya udah, akhirnya saya pinjamkan kepada teman yang tertarik. Eh, ada yang rusak, ada juga yang tidak kembali. Ada yang lupa mencatat siapa yang pinjam, mau nagih kok sungkan.

Buku-buku saya di rumah yang belum sempat saya input ke BolehBaca

Oiya, ada juga yang dipinjam teman kuliah terus sama dia dipinjamkan ke orang lain dan nggak dibalikin. Padahal tuh buku hadiah dari dosen saat saya menang lomba karya ilmiah, huhuhu. Sedih, tapi mau gimana lagi? 

Baca juga: Sudahkah Anak Kita Berliterasi Kritis?

Saya pun merelakannya dan menganggap buku yang tidak kembali telah menemukan pembaca yang tepat. Ikhlas memang sulit tapi kalau mau belajar insyaallah diganti yang lebih sama Allah. Amiin

Setelah kenal dengan Boba Library, senangnya bukan main. Asik dong ya bisa pinjam buku secara online. Nggak harus datang langsung karena transaksi bisa dilakukan melalui situs bolehbaca.com

Alasan saya bergabung dengan BolehBaca adalah:





  1. Biaya langganan termurah karena hanya Rp 12 ribu perbulan sudah bisa meminjam buku regular. Buku juga bisa ditukar kapan saja dan berkali-kali.
  2. Ribuan buku dari berbagai pilihan kategori tersedia di BolehBaca.
  3. Pembayaran mudah dan aman, bisa bayar langsung ataupun transfer.
  4. Buku yang dipinjamkan adalah 100% asli, dengan begitu saya bisa turut serta dalam memberantas buku bajakan.
Cara Menjadi Owner dan Reader di BolehBaca

Siapa saja boleh mendaftar di situs yang launching pada 4 Februari 2019 ini. Setelah masuk di web bolehbaca.com, teman-teman bisa registrasi, login dan berlangganan sesuai paket langganan yang diinginkan.




Setelah berhasil mendaftarkan diri, saya login untuk masuk ke akun saya di Bolehbaca.  Setelah saya klik gambar lonceng di pojok kanan atas, akan tampil seperti berikut.




Jika ingin menginput buku untuk dipinjamkan atau dijual, teman-teman bisa memilih owner atau memilih reader jika ingin meminjam buku, seperti tampilan berikut.







Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Dari sinilah teman-teman bisa input buku dan mengetahui koleksi buku yang telah diinput.


Keuntungan Menjadi Owner dan Reader di BolehBaca

Bergabung di BolehBaca banyak manfaatnya, selain yang telah saya sebutkan ya.

Owner atau pengguna yang ingin meminjamkan atau menjual bukunya di BolehBaca, tidak bisa meminjamkan sembarang bukunya ya. Jadi, setelah melakukan input buku, owner harus menunggu bukunya terverifikasi sehingga bisa tampil di beranda, terutama buku premium.



Baca juga: Seberapa Penting Literasi Sekolah?


Buku-buku yang tidak bisa dipinjam-jualbelikan adalah yang mengandung konten pornografi dan SARA. Juga DILARANG keras menginput berbagai buku bajakan (repro atau fotokopi).

Suasana nyaman di Boba Library (bikin krasan, serasa di rumah sendiri) 

Oiya, ada istilah buku premium dan buku regular yang bisa dibaca di BolehBaca. Apa ya bedanya?

Buku Reguler adalah buku dengan harga jual di bawah Rp 100.000, sementara buku Premium di atas Rp 100.000. Harga ini didasarkan pada situs Amazon untuk buku impor dan Gramedia untuk buku lokal.



Apa saja keuntungan menjadi Owner di BolehBaca?
  1. Memperoleh passive income setiap buku terpinjam yaitu sebesar Rp 9000 (buku regular) dan Rp 18000 (buku premium) per 1 bulan peminjaman.
  2. Mendapatkan komisi penjualan sebesar 10% dari harga jual buku.
  3. Tidak perlu khawatir buku yang dipinjam akan rusak atau hilang. Sebab, Reader terlebih dahulu harus mengisi data diri, mengupload dua kartu identitas (KTP dan identitas lain) dan membayar uang jaminan (Rp 50 ribu untuk buku regular dan Rp 100 ribu untuk buku premium).
  4. Sebagai marketplace, BolehBaca memiliki segmen pasar yang sangat spesifik, yakni penikmat buku atau orang-orang yang sekedar mencari buku. Oleh karena itu, buku-buku Owner akan lebih mudah terpinjam dan terjual di BolehBaca


Nah, kalau keuntungan sebagai reader apa?

Reader adalah pengguna yang ingin meminjam atau membeli buku di BolehBaca. Saat hendak berlangganan, Reader wajib membayar uang jaminan untuk mengganti kerusakan atau kehilangan buku. Uang jaminan tersebut bisa ditarik kembali jika tidak ada buku yang dipinjam.

Tetapi jika biaya kerusakan atau kehilangan yang disebabkan oleh Reader lebih besar, maka BolehBaca berhak meminta ganti rugi sebear biaya tersebut.



Rezza Deviansyah (Founder BolehBaca)
Lulusan S2 di Australian National University dan Penerima Beasiswa LPDP
Berikut keuntungan yang bisa didapatkan jika menjadi Reader di BolehBaca
  1. Meminjam ribuan buku berkualitas dengan biaya langganan mulai dari Rp 12.000 s/d Rp 25.000 per bulan.
  2. Buku bisa diambil langsung ke rumah Owner, menggunakan ekspedisi, atau free delivery khusus area Kota Malang.
  3. Turut berkontribusi dalam memberantas peredaran buku bajakan.
Bagaimana jika teman-teman berdomisili di luar Kota Malang?

Meskipun teman-teman tidak tinggal di Kota Malang, bisa lho bergabung dengan BolehBaca. Kan semua bisa dilakukan secara 
online, mulai dari input buku, peminjaman dan pengembalian buku, hingga pembayaran.

Oiya, Boba Library bukan hanya perpustakaan ya tapi juga ada mini cafe yang bisa digunakan buat nongkrong, diskusi, ataupun mengadakan sharing bareng komunitas.

Boba Cafe dan Boba Talk

Yuk, teman-teman ikutan jadi owner di BolehBaca untuk memberantas buku bajakan. Upload bukumu agar bisa dipinjam oleh reader yang lain. Daripada bukunya jadi sarang laba-laba, ya tho?


Ingin kenal lebih jauh tentang BolehBaca? Klik banner ini ya!



Boba Library:
⏰ Senin - Sabtu: 09.00 - 21.00
Lokasi




Sumber:
https://bolehbaca.com
IG @bolehbacadotcom




Post a Comment

37 Comments

  1. Pingin deh bikin taman baca seperti ini

    ReplyDelete
  2. Wah, enak juga ya jadi owner bisa dapetin passive income bulanan. Menarik juga nih idenya...

    ReplyDelete
  3. Mbak, asyik banget ini, kalau buku2 agama, bisa tidak? saya tertarik jadi owner nih.

    ReplyDelete
  4. Inspiratif sekali mbak. Saya jadi teringat buku2 jaman kuliah termasuk buku fiksi yang sekarang tergeletak begitu saja di rumah orangtua di Jember sedangkan saya sekarang di luar pulau Jawa :( uhuhu sayangnya mungkin udah berdebu. Andai dekat bisa saya antarkan ke malang hihi...

    ReplyDelete
  5. Wah kereen.. kirain cuma untuk daerah Malang aja, trrnyata bisa buat seluruh Indonesia ya brarti? 😁

    ReplyDelete
  6. Seru banget. Tapi kadang deg degan, itu buku yang dipinjam, akan kembali dalam keadaan "tetap cantik" nggak ya?

    ReplyDelete
  7. wah bagus juga idenya ya. sayangnya buku2 saya gak cocok untuk dipinjamkan bukan karena pelit tp kayaknya gak masuk kategori yg layak pinjam.

    ReplyDelete
  8. Wah bagus filosofi mak Eni, buku yang gak balik artinya udah ketemu pembaca yang tepat. Btw, di boba tempatnya nyaman banget ya...

    ReplyDelete
  9. Mbak berarti yang kita pinjamkan buku fisik kan ya, bukan e-book? Terus proses pengiriman bagaimana? Maaf kalau terlewat
    Tapi keren banget ini idenya. Salut!

    ReplyDelete
  10. Wah, kebetulan sekali. Anak saya sekarang udah besar, novel dan komik mereka saat kecil ingin disumbangkan ke perpustakaan. Kemarin sudah sempat kami kumpulkan. Jadi tertarik jadi owner di Boleh Baca

    ReplyDelete
  11. Program yang menginpirasi, saling menguntungkan. Tidak khawatir buku hilang atau rusak krn ada uang jaminan. Dapat menjual buku koleksi pribadi. Dapat pasif income. Keren idenya

    ReplyDelete
  12. Masya Allah Bun. Luar biasa sekali ya suami istri ini. Bener-bener apa yang mereka lakukan itu memberin manfaat banyaj untuk orang lain. Bahkan mengedukasi. Nah bunda eni, klo di luar malang. Nanti pinjem dan baca bukunya secara online gitu? Kyak ipusnas gitu bukan ya?

    ReplyDelete
  13. Hebat yah, ada aja ide memanfaatkan buku² lama. Jadi lebih bermanfaat untuk orang banyak. Engga ada lagi deh alasan, engga baca karena buku mahal.
    Makasih sharingnya...

    ReplyDelete
  14. Terimakasih infonya boleh juga nih direkomendasikan. Secara menyukai dunia menulis harus tahu loh kita mbak

    ReplyDelete
  15. wah keren ni inovasinya. trus kalau untuk yang tinggal di luar kota teknisnya gimana ya mba Eni?

    ReplyDelete
  16. Padahal, baru kemarin saya dan suami pengen bikin semacam cafe buku yang konsepnya mirip Boba Library ini...Jadi, tambah semangat nih....

    ReplyDelete
  17. Keren mb perpustakaan Boleh Baca. Sudah lengkap kah mb koleksinya. Pengen juga ikitan jadi owner. Ntr deh aq mlipir ke web nya. Mksh shari g dan infonya ya mba...

    ReplyDelete
  18. Inspiratif nih mbak, bisa banyak buku jadinya ya. Utk yg luar kota buku yg dipinjam dikirimin juga ga mbak? Karena ongkirnya pasti mahal ya.

    ReplyDelete
  19. sangat menginspirasi. Tempat untuk bacanya juga enak dan nyaman. Andai ini di Bandung :)

    ReplyDelete