Lindungi Bayi dari Demam Berdarah dengan 3 Tips Ini

Orang tua tentu ingin bayi terus sehat dan bebas ancaman penyakit seperti demam berdarah. Lindungi bayi Anda dengan tips berikut ini!

Jika bayi tak terlindungi dengan baik, ia bisa menjadi target gigitan nyamuk demam berdarah Aedes aegypti. Ya, demam berdarah bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi. Apabila ada bayi di rumah, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk melindungi Anda dari penyakit demam berdarah.


Dijelaskan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, ketika terinfeksi virus lewat nyamuk Aedes aegypti, penderitanya akan mengalami beberapa gejala. Mulai dari demam tinggi, nyeri kepala, nyeri tulang dan sendi, nyeri di belakang bola mata, dan munculnya bintik merah di kulit. Pada bayi, gejalanya bisa lebih parah.

Baca juga: Cara Ampuh Mengobati Ambeien Secara Alami

“Penyakit Demam berdarah pada bayi dapat berujung pada berbagai komplikasi, seperti perdarahan saluran cerna, penumpukan cairan di paru, dengue shock syndrome (DSS), hingga kematian,” kata dr. Sepriani. Oleh karena itu, langkah pencegahan sangat penting untuk melindungi bayi dari demam berdarah.

Tips Melindungi Bayi dari Demam Berdarah

Selain upaya pemerintah lewat tindakan seperti fogging dan program pemberantasan sarang nyamuk, inilah yang bisa Anda lakukan di rumah untuk lindungi si Kecil dari penyakit ini.


1. Hindari Gigitan Nyamuk

Saat hendak bepergian, pakaikan bayi baju lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki. Untuk mencegah gigitan nyamuk saat tidur, Anda bisa gunakan kelambu di sekitar tempat tidur.

“Apabila Anda bayi menggunakan kereta dorong (stroller), gunakan kain pelindung (mosquito net) untuk menghindari nyamuk masuk ke dalam stroller,” dr. Sepriani menambahkan.

2. Gunakan Losion atau Minyak Anti Nyamuk

Salah satu alternatif lain adalah mengoleskan losion anti nyamuk khusus anak.
Rekomendasi dari dr. Sepriani, untuk bayi di atas 2 bulan, gunakan losion anti nyamuk dengan kandungan aktif seperti DEET. Produk yang mengandung minyak lemon eucalyptus hanya boleh digunakan untuk anak di atas 3 tahun.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Rumah Sakit Hermina Malang

“Cara pakainya oleskan terlebih dahulu produk anti nyamuk tersebut ke tangan Anda, kemudian aplikasikan ke kulit bayi. Selalu ikuti aturan pemakaian yang tertera pada produk,” terangnya.

3. Berantas Sarang Nyamuk


Lakukan langkah pemberantasan sarang nyamuk di rumah melalui gerakan 3M plus, yaitu:

  • Menguras atau membersihkan tempat penampungan air
  • Menutup tempat penampungan air
  • Manfaatkan kembali atau daur ulang barang bekas

Adapun “plus” yang dimaksud adalah menghambat perkembangan jentik dengan menaburkan larvasida (abate atau biolarvasida) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta mengatur pencahayaan dan ventilasi dalam rumah.

Gigitan nyamuk demam berdarah tak pandang bulu, bayi Anda pun bisa terancam. Karenanya, lindungi bayi dari penyakit tersebut dengan tips di atas.



Post a Comment

0 Comments