Kalap Tapi Hemat Ketika Belanja Online



Di era digital ini, belanja online bukan hanya sekedar hal iseng atau pengisi waktu, namun sudah menjadi kebutuhan tersendiri. Siapa yang merasakan hal sama?

Maklum, dengan efisiensi yang ditawarkan dan semakin sedikitnya waktu yang bisa dialokasikan untuk bepergian, membuat orang mulai berpaling berbelanja di toko ke belanja online. Namun kemudahan tersebut kerap membuat orang melakukan belanja online secara berlebihan. 



Biasanya ibu-ibu nih yang suka kalap, hehehe. Maklum, ibu rumah tangga yang memang jarang keluar merasa dimanjakan dengan adanya sistem belanja online.Tak jarang pengeluaran membengkak karena tak tahan melihat barang-barang lucu nan murah yang dengan mudah bisa dimiliki dengan beberapa kali klik saja. 

Namun ada beberapa tips yang bisa membuat teman-teman tetap hemat walau kalap ketika berbelanja online.
 

Rencanakan Pembelian 


Jargon “planning is everything” memang sepertinya kuno dan basi, tapi terbukti selalu benar. Seperti ketika mencegah pembelian yang nggak-nggak ketika ke supermarket, membuat shopping list juga efektif mengontrol nafsu belanja impulsifmu, teman. Saya hampir selalu membuat list belanja yang dibutuhkan setiap bulan sehingga hanya membeli barang yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan.

Renungkan Pembelian 


Satu cara lagi yang bisa dilakukan, ketika tergoda membeli sesuatu, jangan langsung lakukan pembelian tapi masukkan dulu ke  Shopping Cart. Setelah beberapa barang masuk kesana, teman-teman bisa renungkan kembali apakah kalian benar-benar butuh atau menginginkan barang tersebut sebelum benar-benar melakukan pembelian. Jika perlu diskusikan dulu dengan pasangan (suami/istri) atau meminta pendapatnya. Biasanya pendapat pasangan lebih obyektif lho.

Riset Pangkal Hemat


Apabila teman-teman berbelanja di situs marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Blibli dan lainya, banyak penjual yang menjual barang yang sama dengan harga berbeda, dan sangat penting untuk membandingkan masing-masing seller untuk mendapatkan harga yang paling ekonomis. 

Eits, tapi jangan terpaku pada harga jual, tapi biaya kirim, originalitas, dan kualitas juga harus jadi pertimbangan. Teman-teman tentu tidak mau membeli barang murah dengan ongkir berlipat yang membuat harga yang harus kalian bayar menjadi mahal. Atau membeli barang idaman dengan harga ekonomis yang ternyata adalah barang KW.

Buka Rekening Khusus Untuk Belanja Online


Mungkin terdengar sedikit ekstrim, tapi percayalah hal ini akan membuat belanja online teman-teman jauh lebih terkontrol. Dengan menetapkan budget tersendiri untuk belanja di satu rekening terpisah akan mencegah dana yang seharusnya dialokasikan untuk keperluan yang lebih penting jadi terpakai untuk belanja. Selain itu, yang penting aktivitas belanja teman-teman bebas dari perasaan berdosa karena budget yang sudah dibatasi. 

Manfaatkan Diskon dan Promo


Siapa yang enggak suka diskon dan promo? Terutama emak-emak nih. Wkwkwk. Setiap hari nih ada aja situs e-commerce yang menawarkan potongan harga di waktu khusus untuk barang-barang tertentu, baik promo Lazada, promo Tokopedia, promo Blibli, promo Shopee dan lainnya. 

Cocokkan shopping list teman-teman dengan berbagai promo yang ditawarkan. Bukan tak mungkin bila kalian pintar memanfaatkan diskon dan berbagai promo, anggaran belanja bisa dipangkas separuh tanpa mengorbankan satu barang pun dari daftar belanjaamu.

Cek Situs Diskon dan Cashback


Beberapa situs belanja dan promo menyediakan voucher dan cashback untuk pembelian barang dan jasa untuk banyak merchant terkenal. Salah satunya adalah Giladiskon, yang selain memberikan berbagai info promo juga menawarkan fitur member premium bernama GD+. Dengan berlangganan GD+ ini teman-teman bisa menikmati ratusan diskon dari berbagai merchant pilihan tanpa batas sesuka hati hanya dengan membayar Rp 100.000 selama satu tahun. Bahkan di bulan ini, GD+ sedang melakukan promo Rp 49.000 untuk membership selama satu tahun.

***
Nah, itu dia tips dari saya jika teman-teman ingin belanja online tapi takut kalap. Semoga bermanfaat ya. Oiya, mungkin teman-teman punya tips biar belanja online enggak bikin kanker alias kantong kering. Yuk, sharing di kolom komentar.

Post a Comment

0 Comments