Membersihkan Karang Gigi dengan BPJS, Kenapa Tidak?

Membersihkan Karang Gigi dengan BPJS, Kenapa Tidak? - Apakah ada dari kalian pembaca setia blog saya yang belum pernah sekalipun ke dokter gigi? Kalau ada ya alhamdulillah berarti saya tidak sendiri. Sejak kecil saya belum pernah ke dokter gigi. Bukan karena takut tapi enggak kenal aja sama dokter gigi.



Tapi alhamdulillah ya meskipun enggak mengenal dokter gigi sejak kecil saya juga enggak mengenal sakit gigi. Sebenarnya sudah lama sih pengen ke dokter gigi untuk sekedar membersihkan plak dan karang gigi tapi setelah mendengar biayanya kok agak mahal, jadinya ya maju mundur syantiik.

Nah, setelah ada program BPJS dan tahu kalau bisa melakukan perawatan gigi dengan BPJS sayapun berniat mencobanya. Berawal dari mengantarkan Khaira tambal giginya yang lubang, saya iseng tanya ke dokter berkaitan dengan plak dan karang gigi yang ternyata gratis.

Mengapa Bisa Ada Plak dan Karang Gigi

https://bpjs-kesehatan.go.id

Nah, sebelum benar-benar daftar ke dokter gigi saya membaca beberapa literatur tentang plak dan karang gigi.

Menurut wikipedia, plak gigi terbentuk dari bakteri yang ada di mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan. Biasanya plak gigi muncul setelah 4-12 jam setelah terakhir menggosok gigi. Di dalam plak gigi juga tumbuh mikroorganisme yang dapat merusak enamel gigi sehingga menyebabkan gigi bermasalah. Serem banget ya?

Penyebab tumbuhnya plak, selain menyikat gigi kurang bersih juga terlalu banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi yang disukai mikroorganisme di mulut.

Nah, timbunan plak inilah yang sedikit-demi sedikit mengeras dan menumpuk menjadi karang gigi atau biasa disebut kalkulus gigi. Untuk membersihkan karang gigi perlu bantuan dokter gigi dengan tindakan yang disebut scalling atau pembersihan karang gigi.

Memanfaatkan BPJS Untuk Membersihkan Karang Gigi

Karang gigi tidak bisa diabaikan karena bisa menyebabkan bau mulut dan peradangan gusi. Sayapun telah merasakan keduanya sehingga merasa harus segera melakukan perawatan.

Nah, kebetulan saya adalah peserta aktif BPJS dan bisa menggunakannya untuk melakukan perawatan gigi. Tidak hanya itu, kita juga bisa menambal gigi dan konsultasi kesehatan mulut dan gigi secara gratis dengan BPJS loh. Enak ya... Iya, enak banget, makanya teman-teman segera manfaatkan kartu BPJSnya untuk fasilitas ini. Hehehe.

Bagaimana Prosedur Membersihkan Karang dengan BPJS

Enggak serumit cerita teman-teman di luar ya, ternyata prosedur membersihkan karang gigi dengan BPJS sangatlah mudah. Ini sih di daerah saya loh ya, alhamdulillah selama ini selalu dipermudah kok pelayanan kesehatan dengan BPJS termasuk perawatan gigi.

Berikut ini prosedur yang saya lakukan saat membersihkan karang gigi

Mendatangi Faskes 1

Faskes 1 selalu menjadi tempat pertama yang harus kita kunjungi jika ingin mendapatkan pelayanan BPJS kesehatan ya, teman-teman. Baik itu perawatan dilakukan di sana ataupun mendapat rujukan ke rumah sakit yang lebih lengkap.

Faskes pertama saya ada di Klinik Rawat Inap Wajak Husada (dok. FB KRI Wajak Husada)

Kebetulan faskes 1 saya adalah Klinik Rawat Inap (KRI) Wajak Husada dan memiliki layanan kesehatan gigi sehingga saya melakukan pemeriksaan awal dan tindakan perawatan di klinik ini.

Untuk pendaftaran pun saya hanya menyerahkan kartu BPJS asli dan satu fotokopinya. Kemudian menunggu di depan klinik gigi untuk antri.

Oiya, mungkin ada teman-teman yang belum tahu ya, pembersihan karang gigi dengan BPJS kesehatan hanya bisa dilakukan setahun sekali ya. Kalau mau enam bulan sekali membersihkan karang gigi juga boleh, tapi bayar sendiri. Hehehe

Proses Scalling atau Pembersihan Karang Gigi

Jujur aja, sebenarnya saya ngeri loh mau scalling gigi. Membayangkan alatnya yang muter dan menempel di gigi saya, wkwkwkw, kebanyakan nonton di kecil main game dentis tuh.

Tapi ternyata tidak seseram yang saya bayangkan (masih lebih seram KKN di Desa Penari deh kayaknya, hihihi). Malah saya menikmati prosesnya sambil memejamkan mata.

Sebelum dilakukan scalling dokter memeriksa karang gigi yang ada di mulut saya. Lalu, dokter melalukan tindakan yang enggak sampai 30 menit. Mungkin karena karang giginya enggak terlalu parah ya.

Sembari dokter melakukan scalling dengan alat bernama scaller, ada seorang perawat yang menyemprotkan cairan yang rasanya pahit. Tapi saya tahan meskipun hampir muntah, beneran loh udah hampir masuk tenggorokan aja rasanya. Dengar-dengar sih dokternya bilang suction gitu. 

(Sebagai penggemar drama korea bertema medis, setahu saya suction itu menyemprotkan gas atau cairan untuk mencegah mikroorganisme masuk ke dalam tubuh)

Saat dokter melakukan scalling rasanya gigi sedikit ngilu tapi hampir enggak terasa sih. Saya berusaha rileks sehingga bisa membuka mulut selebar mungkin dan mengontrol lidah agar tidak bergerak. Hiiii... enggak bisa bayangin kalau lidah menyenggol tuh alat, ngeri banget (padahal belum tahu aslinya).

Setelah selesai, saya berkumur dan membuang seluruh karang gigi yang telah rontok. Banyak banget, sumvah 🙈 Enggak papa deh, demi kebersihan mulut. Ya kalau karang di tepi laut mah indah dilihat kalau karang gigi kan enggak banget yak?

Cara Mencegah Plak dan Karang Gigi


Karang gigi tidak akan muncul tanpa keberadaan plak sehingga untuk mencegah karang gigi ya harus mencegah plak donk. Bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati, ye kan? 

1. Rutin Melakukan Sikat Gigi



Pada umumnya sikat gigi dilakukan dua kali sehari tiap pagi dan malam. Namun tidak ada salahnya menyikat gigi setiap selesai mengonsumsi makanan atau minuman manis. Ganti juga sikat gigi setiap empat bulan sekali agar manfaatnya lebih maksimal.


2. Mengurangi Makanan Manis dan Berkarbohidrat 

Semakin banyak makanan manis atau asam yang kita konsumsi maka semakin banyak pula bakteri yang ada di mulut. Tahu sendiri kan kalau bakteri tersebut adalah awal mula terbentuknya plak gigi. Jadi kalau teman-teman suka makanan manis atau asam perbanyaklah minum air putih.


3. Mengurangi Ngemil



Hayo siapa yang suka ngemil? Ternyata ngemil juga menjadi salah satu penyebab plak gigi lho. Apalagi jika setelah ngemil langsung tidur tanpa menyikat gigi terlebih dahulu. Terus gimana donk kalau udah bawaannya doyan ngemil? Gampang, ganti aja cemilan dengan yang lebih sehat seperti yogurt, buah, ataupun salad sayuran mentah.


4. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Berbahagialah jika teman-teman adalah penggemar sayuran mentah dan buah. Pasalnya sayuran mentah bisa menjadi pembersih alami bagi gigi. Mengonsumsi buah juga bisa mencegah timbulnya plak pada gigi sedangkan Buah-buahan yang mengandung vitamin C juga bisa menyehatkan gusi.


5. Membersihkan Gigi dengan Benar

Menggosok gigi dengan cara dan urutan yang benar dapat mencegah plak pada gigi lho. Saya masih ingat betul ketika SD seorang dokter menjelaskan cara menggosok gigi dengan benar yaitu:
  • Sikatlah gigi dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah selama 10-20 detik untuk setiap bagian
  • Untuk gigi yang dekat dengan pipi dan lidah, sikatlah gigi dengan gerakan maju dan mundur
  • Untuk barisan gigi depan, gerakkan ke atas dan ke bawah dari tepi gusi sampai atas gigi
  • Untuk membersihkan gigi depan bagian bawah gerakkan sikat ke atas dan ke bawah pelan-pelan
Akan tetapi cara tersebut bisa saja diubah sesuai dengan kebutuhan tiap orang ya, teman-teman. Terpenting adalah menyikat gigi dengan cara yang benar sehingga terhindar dari plak gigi yang menumpuk. 


Nah, itu dia cara mencegah timbulnya plak pada gigi dan pengalaman saya membersihkan karang gigi dengan BPJS Kesehatan. Semoga bermanfaat ya, teman-teman.

Mungkin teman-teman punya pengalaman tentang membersihkan plak dan karang gigi, sharing yuk di kolom komentar.

Post a Comment

12 Comments

  1. Wah aku kemarin tanya ke faskes 1 ku kok nggak dicover ya sama bpjs mba? Apa mgk beda-beda sesuai kondisi faskes ya..

    ReplyDelete
  2. karang gigi memang termasuk yang mengurangi estetika�� hmmm baru tau kalau bpjs juga bisa untuk pembersihan karang gigi...sebab menghilangkan karang gigi ini biayanya lumayan menguras kantong juga ��

    ReplyDelete
  3. Saya baru tahu loh Mbak kalo membersihkan karang gigi juga di cover sama BPJS. Tapi memang penting ya melakukan kontrol gigi rutin setiap beberapa bulan sekali, untuk mengetahui kesehatan gigi kita.

    ReplyDelete
  4. Pengalamannya seru ya mba, ke dokter gigi dengan BPJS, terlebih gigi jadi bersih dan senyumnya makin cantik karena karang giginya ga ada. Semoga dokter giginya jg bahagia ya..

    ReplyDelete
  5. Kalau saya, adanya pengalaman operasi gigi dengan menggunakan BPJS Mbak. Luar biasaaa antriannya. Hihihi. Pokoknya penundaan berlangsung selang berbulan-bulan kemudian sampai bolak balik minum obat antibiotik. Alhamdulillah sudah berlalu

    ReplyDelete
  6. Aku juga kok ngebayanginnya bakal ngilu-ngilu gimana gitu ya kalau mau bersihin karang gigi. hihi ngeri dikit.

    ReplyDelete
  7. Belum pernah juga mbak pake bpjs. Boleh juga nih nanti dicoba mbak, etapi aku bpjs nya udah gak pernah dipake juga sih.

    ReplyDelete
  8. Pengin banget bersihin karang gigi, tapi yo iku mau, wediii, mbayangke rasane mesti ngilu-ngilu ngono. Tapi memang aku udah butuh banget ini udah kerasa ngganjel banget. Ternyata pakek BPJS pun gak ribet ya, pengin nyoba aku. Thanks infonya ya.

    ReplyDelete
  9. Wah, tetnyata membersihkan karang gigi bisa dengan bpjs ya

    ReplyDelete
  10. Baca ini jadi inget dah 2 tahun gak bersihin karang gigi..hihi. ternyata mudah caranya ya bersihin karang gigi pakai BPJS ya Mbak Eni. Pasti sekarang senyumnya tambah manis nih karena dah bersih giginya dari karang gigi

    ReplyDelete
  11. Saya pernah bersihin karang gigi pas hamil dulu di Family Dental Care, Kepanjen. Iyes, mihil kalo di swasta. Sebenernya sih punya BPJS tapi saat itu ogah ngantri di puskesmas sbg faskes 1-nya. Hehe. Bumil manjaaah. Baca tulisan mbak Eni ini jadi inget bahwa sekarang jadwalnya bersihin karang gigi lagi. Jadi pengen nyobain pake BPJS, deh.

    ReplyDelete
  12. Waah ternyata kita sama ya mba. Saya juga sering banget memanfaatkan BPJS untuk membersihkan karang gigi. Walaupun sejak thn kmrin udah berhenti krna udah pake behel jadi scaling sama dokter gigi pribadi. Tp pake BPJS terbukti bisa mengurangi biaya

    ReplyDelete