Rabu, November 16, 2016

Bye Bye Bauket, Welcome Tawas

Pernah nggak tiba-tiba mencium bau menyengat saat berada di sebelah teman? Bukan kentut ya. Tapi bau ketek. Iya, ketek. Beeeuuuhhh… sangat mengganggu, pengen muntah, pengen lari kelaut lalu belok ke hutan (hehehe... lebay) . Padahal masih pagi, baru nyampe kantor. Wajahnya juga seger, keliatan kalau sudah mandi. Tapi kenapa bau badannya menyengat? Pengennya sih nutup hidung, tapi takut dia tersinggung. Akhirnya, pura-pura nelpon biar bisa menjauh. Hihihi
Bauket atau bau ketek. Pasti membuat kita tidak percaya diri. Eh, itu sih yang sadar kalau keteknya bau. Lha kalau yang tidak sadar? Emang ada ya yang nggak sadar kalau badannya bau? Jika anda punya teman yang bauket pasti jadi dilema, pengennya kasih tahu ke dia kalau badannya bau, tapi takut menyinggung. Nah, agar dilemanya tidak berkepanjangan saya tulis artikel ini dengan harapan bisa sedikit menyentuh perasaan seseorang yang bauket.
Aktifitas yang padat, menuntut kita untuk selalu bergerak. Sudah pasti biang keringat juga aktif. Sebenarnya keringat hanyalah cairan bening dan tidak berbau, komposisinya terdiri atas air, garam, protein, dan minyak. Lalu, kenapa kok ada keringat yang bau atau bau badan? Ternyata penyebab bau keringat adalah bakteri dari luar cairan keringat itu sendiri.
Rexona.co.id menyebutkan bahwa bakteri yang berjumlah jutaan dan  tidak berbahaya, berdiam di permukaan tubuh kita dan membantu pertahanan alami kulit. Bakteri-bakteri ini bertahan hidup dan berkembang biak di lingkungan yang lembap dan kaya nutrisi—seperti daerah ketiak kita. Makhluk-makhluk mikroskopis ini memakan keringat kita dan memprosesnya dalam sistem metabolisme mereka sehingga menghasilkan produk sampingan yang menyebabkan keringat berbau seperti cuka, keju, atau bawang.
Benarkah Deodorant Bisa Menghilangkan Bau Keringat?
Banyak produk yang katanya dapat menghilangkan bau badan. Tapi ternyata tidak bertahan lama, terkadang malah menimbulkan bau yang lebih parah, campuran antara bau keringat dan deodorant. Bisa dibayangkan gak sih, asem bercampur wangi. Hooeekk…
 Semua produk deodorant memang menawarkan perlindungan selama 24 jam bahkan lebih, hingga 48 jam. Namun tingkat bau badan tiap orang berbeda, jika tingkatannya terlalu tinggi, deodorant tidak mempan. Percaya deh… Deodorant hanya berfungsi untuk menyumbat pori-pori kulit sehingga mengurangi keringat berlebih. Eits… Tapi hati-hati ya, karena produk kimia, deodorant berbahaya bagi tubuh jika dipakai terlalu berlebihan.
Meskipun dapat mempertahankan agar bau tubuh agar tetap dalam keadaan segar, hampir semua produk deodorant juga menganjurkan pemakainya agar tetap menjada kebersihan tubuh dengan mandi minimal dua kali sehari dan memakai baju yang nyaman dan menyerap keringat. Hal ini tidak disebutkan pada kemasan produk, tapi biasanya dijelaskan di website produk.
Tawas, Salah Satu Solusi Alami Penghilang Bau Badan
Setiap orang pasti tahu bahwa produk deodorant terbuat dari bahan kimia yang membahayakan tubuh. Selain menggunakan deodorant, banyak solusi alami yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menghilangkan bau badan. Salah satunya dengan tawas.
Tawas adalah kelompok garam rangkap berhidrat berupa kristal dan bersifat isomorf. Kristal tawas ini cukup mudah larut dalam air, dan kelarutannya berbeda-beda tergantung pada jenis logam dan suhu (Wikipedia).  Tawas berguna untuk menekan pertumbuhan bakteri di ketiak, karena bersifat alami jadi aman bagi kulit dan tubuh.
Tawas dapat mengurangi bau badan lebih lama daripada deodorant. Cobalah gunakan tawas saat pagi hari setelah mandi, maka badan anda akan bebas bauket hingga malam. Bahkan ketika tidak sempat mandi, gunakan tawas di bagian ketiak, maka orang lain tidak akan pernah menyangka bahwa anda belum mandi karena bau tak sedap tak tercium dari tubuh anda (jangan lupa berdandan ya, biar gak keliatan, hihihi).
Selain alami, tawas juga murah. Cara penggunaannya pun mudah. Campurkan tawas dengan air, biarkan larut, lalu gunakan airnya untuk membasuh ketiak. Bisa juga dimasukkan ke botol spray, jadi lebih praktis saat ingin pakai, tinggal disemprotkan ke ketiak. Dijamin, ketiak anda tidak akan bau selama seharian. Untuk lebih maksimal, gunakan pakaian yang menyerap keringat. Semakin mantap deh… Bye bye bauket…

Selamat bereksperimen dengan tawas dan ketiak anda. Hal-hal negatif yang terjadi saat bereksperimen, diluar tanggung jawab saya. Hehehe

11 komentar :

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. Aku dl eksperimen pke crystal x buat ketiak. It works..hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tah mbak... tapi mahal mba ya, hehehe, barang ajaib siih

      Hapus
  3. Makasih sharing tipsnya ya mbak.

    BalasHapus
  4. Bisa dicoba nih.. thanks Mbak..
    Oiya ini ada takaran khusus atau bebas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bebas aja mbak, yang penting diolesin aja

      Hapus
  5. Aku sampai skrng gak tau bentuknya tawas kyk apa hehe. Tapi sering banget denger buat dicampur ke kolam renang gtu biar airnya gk gampang keruh.

    BalasHapus