Thursday, June 07, 2018

7 Tips Menyiapkan Menu Sahur Tanpa Ribet


Menyiapkan menu sahur tanpa ribet – Ibu Rumah Tangga mana yang suka ribet? Pastinya semua ibu pengin segala sesuatunya tanpa ribet. Tapi apalah daya kata “ribet” bagaikan sahabat seorang ibu dan tak pernah tuh menjadi penghalang kesuksesan ibu untuk mengurus semuanya.

Ya, semuanya. Apalagi seperti saya yang punya kegiatan lain selain mengurus keluarga, yaitu menulis. Bersyukur ada suami yang mendukung sepenuhnya kegiatan saya sebagai penulis, blogger, conten writer, dan semua yang berhubungan dengan dunia online.

Di bulan Ramadhan seperti sekarang, dukungan suami amat sangat diperlukan. Pasalnya kegiatan menulis semakin meningkat tapi juga harus tetap menjaga keseimbangan dengan ibadah. Kalau mengurus rumah sih seperti biasa ya, bangun sebelum subuh juga sudah biasa. Meski tidak sedang puasa saya terbiasa bangun sebelum subuh.

Baca juga: Buka Puasa Sehat Bikin Puasa Tahan Lama

Bedanya hanya harus menyiapkan sahur sebelum imsak dan juga mengawal si sulung yang sudah mulai berpuasa. Ya kalau saya sendiri sih nggak ribet sahurnya eksklusif buah, tapi anggota keluarga yang lain masih sahur dengan makanan berat seperti nasi dan pelengkapnya.

Oleh karenanya sebagai ibu saya pun memikirkan cara bagaimana agar dapat menyiapkan menu sahur tanpa ribet. Jangan sampai karena kecapekan telat bangun sahur dan puasa tanpa sahur, enggak banget kan?

1. Pilih Menu Praktis

Bagi saya sahur eksklusif buah dan air putih adalah menu sahur paling praktis. Tapi berhubung anak dan suami harus makan nasi, saya pun wajib menyiapkan menu praktis lainnya. Menu praktis yang biasanya saya siapkan untuk sahur anak dan suami adalah tumis sayur, tempe goreng, atau telor goreng/rebus.

2. Membuat Baceman Bawang dan Sambal Bawang

Sebenarnya sih banyak yang menyarankan untuk membuat bumbu dasar biar masak lebih cepat. Tapi saya jarang masak yang aneh-aneh. Kalau nasi goreng aja pakai baceman bawang juga enakkok. Jadi biasanya saya menyimpan sambal bawang dan baceman bawang aja yang saya masukkan botol kaca dan disimpan di kulkas.

Baca juga: Buka Puasa dengan Gorengan, Sehat Nggak Ya?

Sebenarnya sih lebih praktis kalau menyimpan bumbu dasar ya sehingga masak tinggal ambil aja tanpa harus membuat bumbu yang pasti prosesnya memakan waktu meskipun sedikit. Kayaknya saya perlu bikin bumbu dasar nih!

3. Sedia Froozen Food

Antisipasi agar tidak kesiangan saat bangun untuk sahur pasti dilakukan.Tapi, namanya juga manusia pasti ada human eror kan ya? Baterai smartphone habis meski sudah dipasang alarm, misalnya. Kalau sudah kesiangan mau gimana lagi? Ya kalau saya tinggal minum dan makan buah saja atau jus sudah beres. Lha anak dan suami yang terbiasa makan karbo, gimana?
Saya pun selalu sedia frozen food seperti nugget kesukaan anak-anak. Jarang sih stok yang lain soalnya suami juga suka lauk yang fresh.

4. Lauk Pauk Kering

Lauk kering lebih saya sukai daripada frozen food. Seperti kering kentang, kering tempe, dendeng, abon sapi. Selain lebih praktis bisa juga digunakan sebagai lauk saat bangun kesiangan untuk sahur.

5. Menyiapkan Bahan Sehari Sebelumnya

Pernah lho dengan percaya diri saya bilang pada suami akan bangun jam 2.00 untuk memasak. Tapi nyatanya tidur lebih nikmat daripada memasak, wkwkwk. Jadilah saya kesiangan dan nggak sempat mengolah bahan-bahan masakan yang memang belum sama sekali diapa-apakan. Heuheu. Setelah itu saya selalu menyiapkan bahan sehari sebelumnya, atau pas malam setelah tarawih. Lebih praktis dan mempercepat proses memasak.

6. Menu Siap Olah

Menu siap olah biasanya saya siapkan untuk 2-3 hari, biasanya sih saat senggang. Menu sap olah yang sering saya simpan di kulkas adalah tempe dan tahu yang telah saya bumbui dan ayam/daging ukep yang tinggal goreng aja saat mau sahur.

7. Memasak Lebih Untuk Berbuka

Jika memasak makanan yang memungkinkan untuk dimakan saat sahur, biasanya saya memasak lebih untuk makanan berbuka. Misalnya ayam panggang, kare ayam, sambal goreng kentang, soto atau rawon. Saat sahur tinggal menghangati saja.
Itulah 7 kebiasaan saya menyiapkan sahur tanpa ribet. Kalau ada yang mudah kenapa harus dibikin ribet? Ya, nggak? Kalau teman-teman punya tips apa untuk menyiapkan sahur tanpa ribet? Share yuk di komentar.



1 comment :

  1. karena saya sekarang jarang memasak ketika puasa, maka untuk berbuka pun harus membeli takjil.. saur pun kami akali dengan membeli jadi ketika sorenya, mencari varian yang bisa dihangati serta memiliki rasa yang mampu menggoyang lidah.. harap maklum, orang sahur adalah orang yang ngantuk :D

    ReplyDelete