Tuesday, January 22, 2019

Bangga Menjadi Narablog karena Bisa Bayar Utang



Dua tahun sudah saya menjadi narablog. Alhamdulillah masih konsisten menulis di blog meskipun banyak godaan untuk menjadi kontributor disana-sini. Tapi, saat akhir tahun kemarin sedang ramai postingan tentang pencapaian narablog, saya belum berani menuliskannya.

Apa yang telah saya capai? Kalau mau nulis penghasilan dari blog, ah masih belum seberapa, malu. Mau nulis progress tulisan yang semakin bagus, tidak juga karena traffic saya juga masih naik turun. Bisa jadi kualitas tulisan saya belum ada peningkatan yang berarti sehingga belum menarik banyak pembaca.

Hingga saya membaca sebuah flyer kompetisi blog yang diadakan oleh www.nodiharahap.com bertema “Bangga Menjadi Narablog di Era Digital." Adhi Nugroho, nama asli penyelenggara ingin peserta menceritakan momen yang berkesan selama menjadi narablog.

Saya langsung berpikir, momen apa ya yang berkesan saat saya menjadi narablog?

Kalau alasan kenapa saya bangga menjadi narablog, sudah saya tulis beberapa waktu yang lalu. Tapi, momen berkesan? Wah, pikiran saya langsung tertuju pada sebuah lomba yang pernah saya menangkan. Ya, dari sekian banyak lomba yang pernah saya ikuti (banyak? πŸ˜‚ masih 21 kali) ada satu lomba yang paling berkesan.

Belum Menang Lomba = Belum Rezeki 


Untuk memotivasi diri agar selalu semangat mengikuti kompetisi blog, saya yakin jika rezeki sudah ada yang mengatur. Belum menang lomba berarti belum rezeki. Meskipun banyak juga sih faktor lain, seperti ide yang kurang menarik, niat kurang powerfull, ataupun lupa mengisi form setor link (yang ini parah banget).

Jadi kalau pengin menang lomba ya harus selalu memperbaiki kualitas tulisan juga

Dari 21 kali ikut lomba, masih dua lomba yang menang yaitu kompetisi blog review Hokben yang berhadiah uang tunai Rp.500.000 dan kompetisi blog Hijup X Resik-V yang berhadiah uang tunai Rp.1000.000.

Eh iya, lomba ini tidak banyak pesertanya sehingga kesempatan menang lebih besar. Selain itu juga panitia tidak terlalu mempertimbangkan desain atau tampilan blog, yang penting info lengkap.

Nah, dari kedua tulisan tersebut ada beberapa catatan bahwa saya tidak mengerjakannya dengan tergesa-gesa, tidak mepet dateline, dan isinya memang lengkap dan runut. Pokoknya sesuai kriteria lah. Saya ingat betul jika saya memang niat ikutan lomba dan ingin menang. Eh satu lagi, saat itu tidak ada narablog senior (dan sering juara) yang ikut lomba jadi saingannya tidak terlalu berat, hahaha.

Merasa saingannya tidak terlalu berat dan lingkupnya kecil, saya pun optimis bisa menang


Bisa Bayar Utang dari Ngeblog? Bangga Donk!

Saat memutuskan untuk resign dari guru TIK dan menjadi fulltime blogger, saya sudah yakin jika narablog adalah hobi yang menghasilkan. Kok bisa yakin? Karena saya sudah memikirkannya sejak satu tahun sebelum saya resign. Hehehe. Baca juga ya kisah saya saat resign

Artinya saya tahu jika ternyata menjadi narablog bisa saya andalkan untuk mandiri secara finansial. Saya pun bersyukur sekali saat sudah resign dan perkiraan saya tepat, saya bisa berpenghasilan melalui blog. Setiap bulan ada saja content placement, job review, ataupun sponsor post yang saya dapatkan melalui kedua blog saya Catatan Bunda (lifestyle) dan Diary Bunda (parenting).

Lalu, kenapa saya bisa sampai punya utang? Apakah karena saya belum bisa menekan pengeluaran?

Bukan begitu, sebenarnya saya punya utang karena ada hal penting yang membutuhkan dana lebih sehingga saya menggadaikan emas. Saya yakin bisa segera menebusnya dengan menabung penghasilan dari blog. Dalam waktu satu tahun saya bertekad bisa menebusnya kembali.
surat gadai
Terkadang penghasilan blog perbulan juga untuk kebutuhan sehari-hari (mengingat suami saya juga wirausaha yang tidak menerima gaji bulanan). Tapi alhamdulillah saya berhasil meyisihkan sebagian untuk ditabung. Pokoknya kalung emas yang saya gadaikan tidak boleh lebih dari satu tahun di bank.

Baca juga yuk Utang Lunas dengan Celengan

Nah, ketika ada kompetisi blog Hijup X Resik-V saya bertekad untuk bisa menang. Saat hadir ke acara saya benar-benar mendengarkan dengan seksama dan mencatat semua materi dalam tempo sesingkat-singkatnya (udah kayak proklamasi aja, πŸ˜„). Saya mengandalkan smartphone untuk mencatat sehingga lebih cepat menulis informasinya.

Setelah acara selesai, saya juga tidak terlalu lama mengendapkan materi. Langsung besoknya saya tulis konsepnya. Saya masih ingat betul, butuh waktu lima hari untuk menuntaskan tulisan tersebut. Mulai dari konsep, menuliskan semua materi kegiatan, self editing, dan terakhir menambahkan foto. Niatnya powerfull banget deh waktu itu.
Hijup Blog CompetitionWinner Announcement
Ketika banyak peserta yang mengirimkan naskah mepet dateline, saya semakin optimis. Apalagi ada teman narablog yang bilang kalau tulisan saya bagus dan lengkap (terima kasih ya doanya, mbak). Benar saja, tulisan saya menjadi juara pertama dan mendapatkan hadiah uang tunai Rp.1000.000.

Setelah hadiahnya cair, langsung deh saya gunakan untuk menebus kalung emas yang saya gadaikan di bank. Saya sangat bersyukur sekali bisa membayar utang melalui penghasilan saya sebagai narablog. Qadarullah jika ternyata saya bisa menebusnya kurang dari satu tahun, sekitar 8 bulan saja dan hanya membayar biaya titip sebanyak dua kali.

Nggak nyangka ya kalau ternyata saya bisa membayar utang dari ngeblog? Bangga? Pastinya!

Jadi, menang lomba dan bisa membayar utang adalah momen yang berkesan selama saya menjadi narablog. Tak hanya itu, saya juga bangga bisa mandiri secara finansial dengan menjadi narablog.

Apalagi di era digital seperti sekarang, narablog adalah profesi yang menjanjikan karena berhubungan dengan digital marketing. Profesi ini juga sangat cocok untuk ibu rumah tangga yang ingin berpenghasilan sambil tetap dekat dengan anak-anak.

Bangga Menjadi Narablog, Ini Resolusi Saya di Tahun 2019 

 
Resolusi 2019 sebagai Narablog

Tujuan utama saya menjadi narablog adalah menginspirasi dan berbagi. Tapi ketika blog saya bisa menghasilkan dan membuat saya mandiri secara finansial, why not?

Saya pun merawat blog saya seperti rumah kedua. Setelah menjadi narablog selama dua tahun, ada beberapa evaluasi sehingga saya membuat kesimpulan berupa resolusi, yaitu menggunakan waktu dengan bijaksana, menjaga komitmen menulis, dan menata administrasi.

Menggunakan Waktu dengan Bijaksana

Saya memiliki waktu yang sama dengan ibu rumah tangga lainnya yaitu 24 jam sehari. Oleh karenanya resolusi pertama saya adalah menggunakan waktu dengan lebih bijaksana. Keputusan saya untuk menjadi narablog tidak boleh sia-sia begitu saja. 

Daily Activities milik saya

Metrik Pencapaian yang belum terisi, rencananya saya mulai bulan Februari 😊
Ya kalau hidup bisa minta tambahan waktu? Nyatanya?

Maka saya menulis daily activity dan menggunakan metrik pencapaian untuk membantu mengejar target. Maklum saya pelupa sehingga harus mengingatkan diri sendiri melalui pencatatan aktivitas harian dan membuat target. Kalau bukan saya sendiri yang bikin, siapa lagi?

Menjaga Komitmen Menulis 

Rutin ikut blog walking di WAG
“Berkomitmen itu tidak mudah” begitu kata salah seorang senior narablog. Benar juga sih, menjadi narablog harus memiliki komitmen yang kuat untuk bisa tetap bertahan. Saat lagi asyik menulis tiba-tiba anak minta perhatian. Belum lagi kalau sepi job sehingga semangat menulis jadi turun. #eh

Oleh karenanya saya berusaha untuk menjaga komitmen menulis. Caranya? Bergabung dengan blogger group, joeragan artikel misalnya dan ikutan blog walking. Saya percaya belajar dari hal sederhana seperti ini dapat menguatkan komitmen saya untuk merawat blog dengan postingan yang selalu fresh.

Menata Administrasi 

Financial Workbook yang membantu saya

Eh, apanya sih yang harus ditata? Administrasi keuangannya? Memangnya penghasilan dari blog sudah banyak?

Memang penghasilan yang saya terima belum sebanyak para narablog senior yang sekali posting bisa lebih dari satu juta rupiah. Tapi, setelah dua tahun menjadi narablog saya pikir memiliki pembukuan khusus blog sangatlah penting.

Menata administrasi akan sangat membantu saya yang pelupa ini. Iya, saya sering lupa job apa saja yang pernah saya terima, tiba-tiba dapat transferan πŸ˜„. Kalau kebetulan jobnya sama dengan teman-teman satu grup sih nggak masalah. Lha kalau sendirian dan tak kunjung dibayar? Hehehe.

Harapannya sih ketika pekerjaan saya sebagai fulltime blogger dapat diadministrasikan dengan baik maka pengelolaannya juga semakin baik dan terkendali.

Yang lebih membanggakan dari narablog adalah …

Menjadi narablog memang dapat membuat saya bangga. Tapi terlepas dari semua yang saya utarakan, menjadi istri dan ibu yang bahagia itu lebih membanggakan. Bagaimana menjadi ibu yang bahagia? Selalu bersyukur dari waktu ke waktu.

Saya tidak tahu sampai kapan bisa bertahan menjadi narablog (kalau bisa sih seterusnya) karena saya yakin semua yang terjadi adalah kehendakNya. Blog hanya sebuah sarana untuk berkarya agar hidup lebih bermakna karena bisa bermanfaat untuk sesama. Amiin.

Terima kasih telah membaca tulisan yang seperti curhatan ini ya, teman-teman. Yuk sharing, kenapa kalian bangga menjadi narablog?

56 comments :

  1. Bunda.. Bunda is inspiring woman. Aku mau ikutan aah

    ReplyDelete
  2. Waaah.. Keren.. Nggak jadi beli laptop.. Buat nebus emas.. Alhamdulillah bisa diambil lagi emasnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... mbak zie masih inget ya? Karena laptopnya masih bisa jadi kuputuskan ambil emas aja. Insyaallah lebih mendesak

      Delete
  3. Wah, buat nebus gadaian, bisa dicontoh nih, wkwkwk

    ReplyDelete
  4. Alhamdulilah sudah jalanNya ya mba niat baik berakhir baik jadi bisa tebus kalung emasnya :) semoga selalu dapat rezeki lebih lagi aamiin semangat menulis mba

    ReplyDelete
  5. Semoga dimudahkan segala langkahnya, mbak. Keep istiqomah. Reminder untukku yg masih angin2anπŸ˜€ Punya blog berarti investasi masa depan.

    ReplyDelete
  6. Wah bunda aku sampe terharu bacanya bunda menggadaikan emas dan bisa bayar hutang dari hasil ngebloh hiks. Mengingatkanku akan perjuanganku dulu. Hidup memang perjuangan ya Bun. Aku juga salut lho bunda sampai berani resign dari kerjaannya dan fokus jadi blogger aja. MasyAllah pasti ada pergulatan batin juga di sana. Smoga Allah melapangkan rezeki kita ya Bunda dan tetap semangat untuk bunda sekwluarga ������

    ReplyDelete
  7. menohok, karena saya belum punya agenda yang teratur untuk bikin konten di blog sendiri..makasih remindernya kakaaak


    sisanya nanti saya wa aja hihiihih

    ReplyDelete
  8. Masya Allah, maaak! Aku baru tahu cerita yang ini... Tahunya resign aja, seriusan full time blogger skrg ya... Barakallah ya maaak... Alhamdulillah wasilah ngeblog bisa nebus emas...

    ReplyDelete
  9. Keren banget
    Penghsilan ngeblog dimanfaatkan dengan baik. Aku yo banyakan habis buat jajan pribadi huhuhu

    Mau belajar buat lebih disiplin juga nih. Baik manajemen waktunya maupun manajemen keuangannya

    ReplyDelete
  10. Never banget. Kalau ikut lomba jangan tergesa. Semoga tercapai ya resolusi ngeblog di tahun 2019. Dan terbayar seminar hutang. Aamiiin

    ReplyDelete
  11. Senangnyaaa bisa membayar hutang dari profesi narablog. Blogging memang menyenangkan ya, Mbak. Wawasan bertambah, relasi bertambah, penghasilan juga ada. Kalau yang ini, aku belum, sih. Semoga terus konsisten menjadi narablog yang semakin berkualitas ya, Mbak.

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah sudah pernah menang, juara satu pula.
    Kalau saya belum pernah, hahaha...
    Tapi apapun itu, menjadi narablog itu asyik, bikin happy kan?

    ReplyDelete
  13. Bunda sama dong aku pun sangat bangga dikenal dengan title baru "Blogger" . Setiap event dapet name tag tulisannya Blogger. Tiap antrian ditulis antrian Blogger. Gimana ga kece dan bangga coba?

    ReplyDelete
  14. Jadi tambah semangat nulis di blog deh. Saya sih tujuannya masih biar tulisan saya dibaca orang banyak. Secara ikut lomba...he he masih belum pede

    ReplyDelete
  15. Luar Biasa Bunda. Saya jadi pingin ikutan lomba juga. Semoga saya bisa seperti Bunda Zakiyyah. Memiliki kemauan dan kemampuan mengikuti Lomba. Saya suka minder kalo ikutan lomba 🀦

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillaaah mbaak ya ngeblog bisa jadi sarana berbagi dan upgrade kemampuan diri. Banyak plus plus lainnyaa jugaa, terus semangaat ngeblog. Semogaaa tercapai resolusinya, aamiin. Salam kenaal mbaak :)

    ReplyDelete
  17. Keren, Teh. Menginspirasi. Terlebih soal menata administrasi. Saya sendiri terbiasa mencatat pengeluaran juga. Setiap harinya malahan, pengeluaran sekecil apapun. Tiap bulan biasanya bisa dijadikan evaluasi. Misal seperti pengeluaran apa saja nih yang sekiranya banyak tapi ternyata bukan kebutuhan.

    Sebenarnya hal sekecil apapun kalau terjadwal itu lebih baik menurut saya. Jadi lebih detail. Dan disiplin dalam hal apapun memang bagus.

    Terima kasih sharingnya, Teh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama kak, semoga bisa segera menata administrasi ya, hehe

      Delete
  18. Aku pun sebagai blogger bangga, Mbak. Meski bangganya cuma berani di hadapan suami. Hihihi. Soalnya dari hasil ngeblog bisa bantu2 nutup kekurangan ini-itu pas suami lagi gak ada duit :)
    Semoga ngeblognya makin lancar dan barokah ya, Mbak.. :)

    ReplyDelete
  19. Keren, Bunda. pastinya bangga bisa jadi narablog dengan bahagia juga bisa berpenghasilan dari sana. Resolusinya menginspirasi juga, Bun. Semoga tercapai dengan baik semuanya. :)

    ReplyDelete
  20. Kereeen banget...semoga saya bisa memiliki moment spesial menjadi narablog di tahun 2019 ini. Semoga tercapai resolusinya ya mbak

    ReplyDelete
  21. Ah, lafff banget. Pasti rasanya puas, plong dan bergetar banget ya, Mbak. Aku juga kalau ngebayangin dulu pas pertama menang, hadehh rasanya nano-nano banget. Tapi lebih dari itu, semangat untuk terus menulis juga sangat penting untuk menjaga kelanggenagan blog kita. Semangat ya Mbak.

    ReplyDelete
  22. Jangan tergesa saat ikutan lomba, wah.. Terima kasih tipsnya mba..

    ReplyDelete
  23. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha ya Mbak Eni. Pelan tapi pasti terwujud impiannya untuk menjadi narablog sebagai ajang berkarya dan mandiri.
    Alhamdulillah sampai dapat hadiah yang bisa dipakai untuk membayar hutang.
    Semoga makin sukses ngeblognya, dilancarkan dan dimudahkan oleh-Nya.
    Aamiin

    ReplyDelete
  24. wah masyaallah hebat banget bun bisa bayar hutang dari hasil nge-blog. Emang ya kalo udah dapat penghasilan dari blog itu, nagih! hihi, selamat bun semoga resolusinya tercapai tahun ini. Aamiin.

    ReplyDelete
  25. Asik asikkkk, barokAllah ya mbaaa
    Semoga rezeki dan keberkahan tercurahkan untuk kita semua, aamiiiin
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  26. Alhamdulillah banyak inspirasi yang saya dapatkan dari membaca artikel ini. Makin semangat ngeblog, sungguh-sungguh saat ikut lomba,dan ngisi metrik pencapaian. (masih kosong punyaku ��)

    ReplyDelete
  27. Subhanallaaah...keren buuun...
    Saya juga seorang ibu rumah tangga.
    Baru setahunan ngeblog.
    Motivasi utamanya ialah ingin berkarya dan hidup dengan lebih manfaat.
    Terima kasih utk tulisannya ya bun.
    Saya jadi semangat lagi 😊

    ReplyDelete
  28. Masya Allah.... Barokallah bunda. udah dua tahun yaa ngeblognya. saya yang masih newbie ini kudu banyak belajar dari senior #salim ....

    ReplyDelete
  29. Menginspirasi sangat ini tulisannya mbak eni, sebagai blogger bayik, saya harus banyak belajar dari blogger senior makasih curhatannya mbak

    ReplyDelete
  30. Alhamdulillah ya Mbak lewat blog bisa membayar utang, namanya rejeki bisa lewat mana aja termasuk tulisan.
    Aku sekarang mau ngeblog lebih rajin lagi setelah setahun kemarin sibuk ama Youtube he3

    ReplyDelete
  31. aku juga pakai daliy activities, financial workbook, dan metrik pencapaian. Inspiratif semoga bisa meniru.

    ReplyDelete
  32. Bangga banget mbak. Aku baru aja ngalaminnya 2 hari yg lalu. Bisa melunaskan hutang itu rasanya puas banget.

    ReplyDelete
  33. Alhamdulillah, selamat, ya, Mbak. Bisa bayar utang berkat blog. Itu sesuatu yang membanggakan bahwa blog adalah ladang kerja dan rezeki kita.
    Kalau saya mah belum apa-apa, belum dapat uang dari blog, dulu paling hadiah dari lomba saja. Sekarang berupaya aktif ngeblog lagi setelah sekian tahun vakum karena sarana dan prasarana.
    Saya juga jadi pengen bisa dapat penghasilan dari blog, Mbak. Semoga saya bisa menyusul, ya. Soalnya saya pengen kelak bisa beli tanah untuk pindahin rumah ini yang numpang di tanah milik desa.
    Senang karena blog bisa ngasi harapan agar kita bisa bangkit. Saya belum jadi full time blogger, saya sedang berupaya keras membangun blog dulu. :)

    ReplyDelete
  34. Ih keren saya mau juga dong meski dulu sudah pernah dapat uang dari job yg saya lakukan. Lumayan lah meski 50 ribu berharap bisa suatu saat dapat 1 juta buat belikan anak gadis saya hp baru hihihi

    ReplyDelete
  35. Tulisan ini membuatku bangga jadi blogger, juga pada pencapaianmu mbak. Alhamdulillah jadi rejeki ya, semoga datang lagi rejeki pada kesempatan berikutnya. Aamiin

    ReplyDelete
  36. Wah berarti tahun ini saatnya nabung emas dr ngeblog kak hehe, smg tetap menginspirasi dan resolusinya tercapai yah kak :)

    ReplyDelete