Tuesday, March 27, 2018

Ingin Menanamkan Modal pada Bisnis Orang Lain? Pahami Dulu Hal Ini!

Halo teman-teman, pembaca setia Catatan Bunda. Terima kasih masih berkenan membaca catatan-catatan yang saya kumpulkan di blog ini.

Sebagai Mompreneur, nggak ada salahnya donk kalau saya sedikit berbicara tentang bisnis. Meskipun baru pemula saya berharap bisa berbagi sedikit cerita dengan teman-teman semua. Adakah pembaca setia blog saya yang juga berbisnis? Cuung!! Atau baru memulai bisnis seperti saya?

Oleh karena modal terbatas, saya tak harus mengelola bisnis sendirian bila ingin memperoleh keuntungan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan, salah satunya adalah investasi. Apalagi di zaman serba online seperti sekarang, nggak perlu capek-capek keluar rumah tinggal nyalakan gadged dan internet saja.

Baca juga: 5 Alasan Hutang Bertambah

Teman-teman sudah tahu, Mekar.id yang bisa memfasilitasi investasi secara aman dan praktis? Melalui perusahaan fintech lending yang satu ini, dana yang teman-teman investasikan akan disalurkan dalam bentuk pinjaman modal bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sehingga investasi Anda akan bermanfaat bagi perkembangan UMKM di Indonesia.
Selain melalui Mekar.id, teman-teman juga bisa melakukan investasi modal kecil pada bisnis orang lain. Jika tertarik menginvestasikan modal pada bisnis milik anggota keluarga atau teman, sebaiknya Anda memahami hal-hal ini terlebih dahulu:

Mengenal Karakter si Pemilik Bisnis



Kalau Anda ingin berinvestasi pada bisnis orang lain, coba untuk benar-benar mengenali karakter si pemilik bisnis. Pastikan bahwa si pemilik bisnis memiliki karakter jujur, pekerja keras, dan cerdas mengelola keuangan. Karakter-karakter tersebut tak akan membuat Anda ragu menanamkan modal. Karena kemungkinan besar modal yang Anda tanamkan akan menghasilkan keuntungan berlipat ganda.

Mempelajari Portofolio Bisnis Terlebih Dahulu


Jangan sampai teman-teman tidak mengetahui portofolio bisnisnya, hal ini sangat penting dan wajib dipelajari sebelum menanamkan modal. Jika perlu, Anda harus mengetahui rekam jejak bisnis yang sudah dilalui. Portofolio bisnis yang meyakinkan dan memiliki keuntungan memadai bisa menjadi bahan pertimbangan supaya Anda tidak merugi ketika menanamkan modal pada bisnis tersebut.

Mencari Tahu Prinsip Pembagian Keuntungan


Sebagai calon pemilik modal pada suatu bisnis, sudah sepatutnya Anda memahami prinsip pembagian keuntungan dari bisnis tersebut. Kenapa? Agar teman-teman bisa menghitung rasio keuntungan yang akan diperoleh di kemudian hari. Pastikan juga bahwa teman-teman sudah memahami prinsip pembagian keuntungan dengan jelas sebelum membuat kesepakatan kerja sama, ya!

Mengukur Prospek Bisnis di Masa Depan


Bila ingin mendapatkan keuntungan secara berkesinambungan, teman-teman juga harus cermat mengukur prospek bisnis di masa depan. Alangkah baiknya bila Anda menanamkan modal pada bisnis yang memiliki prospek cemerlang. Bisnis yang bisa berkembang pesat akan memberikan banyak keuntungan bagi pemilik modal seperti Anda.


Sudahkah teman-teman menyiapkan kondisi finansial dan pemahaman bisnis sebelum menanamkan modal?

Ketelitian akan membuat Anda memperoleh keuntungan maksimal dari modal bisnis yang telah siapkan. Sudah waktunya menjadi pribadi yang lebih cermat dan kritis sebelum berinvestasi di berbagai bidang!

Semoga dengan berbagi informasi tentang cara berinvestasi, saya juga bisa berhati-hati jika ingin menanamkan modal di kemudian hari. Amiin

5 comments :

  1. Ini penting nih sebelum memulai bisnis dan terjun di bisnis baik itu sendiri atau orang lain ya mbak

    ReplyDelete
  2. Sepertinya poin2 yang disebutkan diatas memang harus menjadi perhatian, terutama poin no 1. Kalau orang yang kita tanami modal ternyata sukabohong, itu artinya kita sama saja membuang uang kesungai.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih mbak tulisannya, sangat membantu saya dalam mempelajari tentang investasi. Sebenernya saya pengen, tapi masih takut gitu hehe..

    ReplyDelete
  4. Iya bener bun harus paham dulu yang pertama ke karakter orangnya ya. Soalnya sekarang banyak penipuan apalagi kalau di sebar di facebook tentang orang yang menipu. Bikin saya semakin merinding.

    ReplyDelete