Kehamilan yang awalnya berjalan lancar tetap berisiko mengalami komplikasi secara mendadak. Maka dari itu, Anda perlu lebih peka mengenali berbagai perubahan fisik yang berpotensi membahayakan janin.
Mengenali sinyal bahaya sejak dini akan membantu Anda mendapatkan penanganan medis secara tepat. Jika Anda menemukan beberapa keluhan di bawah ini, segera konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter RS Bunda. Sebelum itu, kenali tanda kehamilan beresiko ini.
Daftar Isi
1. Perdarahan dari Jalan Lahir
Perdarahan dari jalan lahir merupakan tanda bahaya yang perlu Anda waspadai pada usia kehamilan berapa pun. Pada usia kehamilan muda, kondisi ini dapat mengindikasikan keguguran hingga kehamilan di luar kandungan. Perdarahan pada usia kehamilan tua sering menjadi penanda gangguan plasenta yang memerlukan penanganan darurat.
Kondisi ini dapat mengancam keselamatan Anda dan si kecil jika ditangani terlambat. Maka dari itu, jangan menunda pemeriksaan medis dengan berharap perdarahan akan berhenti sendiri. Segera datangi rumah sakit terdekat agar sumber perdarahan dapat ditangani oleh tim medis.
2. Mual dan Muntah Terus-menerus
Mual dan muntah memang wajar dialami pada masa awal kehamilan. Namun, Anda wajib waspada jika keluhan ini berlangsung secara berlebihan dan terus-menerus hingga menolak makanan.
Mual muntah ekstrem berisiko memicu dehidrasi parah dan malnutrisi pada tubuh ibu. Kondisi lemah ini tentu berpengaruh buruk pada pemenuhan nutrisi tumbuh kembang janin. Jadi, penanganan medis sangat diperlukan untuk memulihkan kadar cairan serta stamina Anda. Dokter akan memberikan terapi yang aman agar kecukupan gizi harian Anda kembali terpenuhi.
3. Demam Tinggi
Demam tinggi selama masa kehamilan tidak boleh Anda anggap sebagai rasa tidak enak badan biasa. Peningkatan suhu tubuh yang tajam biasanya menjadi indikasi kuat adanya infeksi organ dalam.
Di sisi lain, infeksi yang tidak ditangani dengan cepat berpotensi mengganggu kesehatan dan perkembangan janin. Oleh karena itu, penyebab munculnya demam harus segera dievaluasi secara medis. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa menunggu suhu tubuh turun secara alami. Evaluasi sejak dini membantu dokter memberikan pengobatan yang aman bagi Anda dan si kecil.
4. Gerakan Janin Berkurang
Aktifnya gerakan janin di dalam kandungan merupakan indikator utama bahwa kondisi si kecil dalam keadaan sehat. Jika Anda merasakan gerakannya mendadak berkurang atau berhenti, kondisi ini termasuk tanda bahaya serius.
Perubahan pola gerakan janin menjadi sinyal mendesak bahwa tingkat kesejahteraannya di dalam rahim sedang terganggu. Maka dari itu, Anda sangat disarankan untuk langsung mendatangi rumah sakit. Tim medis akan melakukan pemeriksaan mendalam, seperti pemantauan detak jantung janin. Evaluasi cepat ini sangat penting untuk memastikan keselamatan buah hati Anda.
5. Bengkak di Beberapa Bagian Tubuh
Pembengkakan pada tubuh perlu Anda waspadai jika muncul bersamaan pada area wajah, tangan, dan kaki. Waspadai jika kondisi ini disertai sakit kepala hebat, pandangan kabur, hingga nyeri ulu hati.
Kombinasi gejala tersebut sering kali mengarah pada komplikasi kehamilan serius yang dikenal sebagai preeklamsia. Preeklamsia ditandai dengan melonjaknya tekanan darah ibu setelah usia kehamilan 20 minggu. Preeklamsia tergolong kondisi darurat yang berisiko tinggi mengancam keselamatan jiwa ibu dan janin. Oleh sebab itu, jangan menunda penanganan medis jika Anda menemukan tanda-tanda pembengkakan abnormal ini.
6. Ketuban Pecah Sebelum Waktunya
Keluarnya cairan ketuban secara mendadak sebelum usia persalinan merupakan kondisi gawat darurat yang wajib ditangani. Ketuban yang pecah dini akan membuka celah masuknya kuman dan memicu infeksi rahim yang berbahaya.
Berkurangnya air ketuban secara drastis juga dapat mengganggu ruang gerak serta pasokan oksigen bagi janin yang beresiko infeksi yang membutuhkan tindakan medis yang cepat dan terukur dari tim dokter. Maka dari itu, segera cari pertolongan medis begitu Anda merasakan adanya lelehan cairan dari jalan lahir. Hal ini karena pemeriksaan cepat memungkinkan dokter mengambil langkah terbaik untuk menjaga keselamatan janin.
Pemantauan Kehamilan Risiko Tinggi bersama Dokter Subspesialis Fetomaternal RS Bunda
Kehamilan dengan indikasi berisiko memerlukan pendampingan intensif dari tim medis yang ahli di bidangnya. Pusat layanan Women’s Health Center RS Bunda menghadirkan dokter spesialis kandungan konsultan fetomaternal yang berfokus pada kehamilan risiko tinggi.
Di sisi lain, RSIA Bunda Jakarta menyiagakan fasilitas IGD 24 jam dan unit ambulans darurat untuk merespons kondisi krisis. Fasilitas ini didukung ruang perawatan intensif neonatal seperti NICU dan PICU guna mengantisipasi kebutuhan perawatan khusus pada bayi baru lahir.
Mengenali enam sinyal bahaya kehamilan secara tepat akan membantu Anda terhindar dari risiko komplikasi serius. Segera konsultasikan setiap perubahan fisik yang mencurigakan agar kondisi kesehatan Anda dan si kecil tetap terpantau secara optimal.
Lihat Promo Paket Kesehatan Kehamilan di RS Bunda
Memantau kehamilan secara berkala sangat penting untuk memastikan kondisi ibu dan tumbuh kembang anak dalam kandungan senantiasa terjaga. Anda dapat memilih paket pemeriksaan kehamilan yang sesuai serta melakukan reservasi janji temu dengan praktis melalui situs bunda.co.id maupun aplikasi OneBunda. Lebih dari itu, apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai paket kesehatan atau bantuan pendaftaran, silakan menghubungi Call Center RS Bunda di nomor 1-500-799.
