Membaca Nyaring Ajak Anak Gemar Membaca – Banyak media yang memberitakan jika minat membaca anak Indonesia cukup rendah. Padahal, saat ini kemampuan literasi (yang berawal dari minat membaca) sangatlah penting untuk menangkal berita palsu yang tersebar melalui dunia maya. Oleh karenanya penting sekali mengenalkan anak dengan buku sejak dini untuk meningkatkan kemampuan literasinya.

Apalagi sekarang sudah zaman digital dimana generasi milenial sangat akrab dengan gawai. Bisa dibayangkan jika kemampuan literasi mereka rendah karena minat bacanya yang sangat minim. Maka bisa saja terjerumus pada berita atau informasi negatif.
Disinilah peran penting orang tua mengenalkan buku bacaan pada anak sejak dini. Sebagai ibu, saya percaya jika sejak kecil anak-anak sudah dikenalkan dengan buku maka akan menumbuhkan minat baca mereka jika sudah besar.
Daftar Isi
BPN x Let’s Read Online Gathering
Bicara tentang buku, pada Selasa (11/5) lalu saya menghadiri webinar yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network (BPN) bersama Komunitas Let’s Read Indonesia. Bertema Buku: Bekal Anak Bertumbuh acara yang dikemas dengan cukup menarik ini bikin betah meskipun saya harus menghadirinya selama dua jam.
Sejak menjadi blogger saya sudah bergabung dengan BPN, komunitas blogger perempuan yang didirikan oleh mbak Shintaries. Melalui komunitas ini saya mendapatkan banyak informasi dan pengetahuan terkait blog. Tidak hanya itu, komunitas Blogger Perempuan juga memberikan saya motivasi untuk tetap menulis blog melalui tulisan para membernya.
Sedangkan Let’s Read adalah perpustakaan digital buku cerita anak persembahan komunitas literasi dan The Asia Foundation. Let’s Read! diprakarsai oleh Books for Asia, yakni program literasi yang telah berlangsung sejak 1954. Program tersebut menerima U.S. Library of Congress Literacy Awards atas inovasi dalam promosi literasi pada Desember 2017.

Let’s Read cocok sekali untuk anak usia PAUD dan SD kelas rendah yang telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Cara menggunakannya cukup mudah karena tinggal mengaksesnya di android dan website secara gratis.
Let’s Read memiliki misi untuk membudayakan kegemaran membaca pada anak Indonesia sejak dini melalui:
- Digitalisasi cerita bergambar;
- Pengembangan cerita rakyat yang kaya kearifan lokal; dan
- Penerjemahan buku cerita anak berkualitas terbitan dalam dan luar negeri ke dalam bahasa nasional dan ibu.
Ratusan koleksi cerita bergambar Let’s Read! dapat dibaca, diunduh, disebarkan, dan diterjemahkan secara bebas melalui situs maupun aplikasi Android: bit.ly/letsreadapp.
Berkenalan dengan Komunitas Read Aloud Indonesia

Menurut indorelawan.org, saat ini rasio jumlah buku cerita terhadap anak Indonesia baru mencapai 1:3, artinya 1 buku diakses secara bersama-sama oleh 3 anak. Padahal UNICEF menyarankan setiap anak dapat mengakses sedikitnya tiga buku cerita demi tumbuh-kembang mereka. Keterbatasan akses tersebutlah yang mempengaruhi rendahnya geliat budaya baca di tanah air. Untuk inilah Komunitas Read Aloud Indonesia yaitu Reading Bugs hadir sejak tahun 2008 agar anak-anak Indonesia menjadi pembaca sepanjang hayat.
Read Aloud atau membaca nyaring adalah kegiatan yang menyenangkan jika dilakukan bersama anak-anak. Membaca nyaring juga bisa dilakukan oleh orang tua dan guru bersama anak-anak. Hanya butuh waktu 5-7 menit saja namun banyak manfaat yang dapat dirasakan anak-anak.
Menurut Ibu Rosie, founder komunitas Reading Bugs Banyak keterampilan dasar yang terbangun saat mempraktikkan membaca nyaring untuk anak-anak. Seperti memperkenalkan kosakata, memberikan model membaca yang lancar dan ekspresif, dan membantu anak-anak mengenali apa itu membaca untuk kesenangan.
“Ada tiga unsur dalam membaca nyaring yaitu yang membacakan, yang dibacakan, dan buku”
–Roosie Setiawan, Founder Reading Bugs dan penggiat Read Aloud Indonesia-
Buku adalah Cermin dan Jendela untuk Anak-Anak
Semua pasti setuju kalau buku itu layaknya cermin dan jendela untuk pembaca, khususnya anak-anak. Buku bagaikan jendela yang dapat memberikan pengetahuan. Buku juga membukakan pintu menuju hal baru untuk anak-anak melalui beragam tokoh dan kejadian-kejadian di luar pengalaman normal anak-anak.
Buku juga bisa menjadi cermin bagi anak-anak karena mencerminkan identitas diri, merefleksikan tokoh seperti diri anak-anak, dan juga membentuk persepsi anak tentang diri dan potensi. Buku juga membantu anak-anak membayangkan bahwa mereka dapat melakukan hal-hal luar biasa seperti yang dilakukan tokoh dalam cerita.
Manfaat Membaca Nyaring

Nah, membaca nyaring dapat menjadi cara yang efektif agar manfaat buku dapat dirasakan oleh anak-anak secara maksimal. Menurut Ibu Rosie, intonasi dan irama saat membaca nyaring bisa memberikan manfaat kepada anak-anak. Yaitu membuat bacaan mudah dipahami, meningkatkan konsentrasi, dan menarik minat bacaan.
Sedangkan secara interaksi, membaca nyaring bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri, kenyamanan, dan meningkatkan motivasi belajar.
Tahapan Membaca Nyaring
Lalu bagaimana tahapan membaca nyaring seperti yang dipraktikkan Ibu Rosie pada webinar tersebut?
Sebelum membaca nyaring pastikan buku yang dibaca sesuai dengan perkembangan psikologis anak ya, teman-teman. Tentukan juga nilai, sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkandung dalam buku cerita yang dipilih.
- Tahap pramembaca pilihkan anak buku konsep
- Pada tahapan membaca dini pilih buku cerita bergambar dengan 90% ilustrasi
- Pada tahapan membaca awal pilih buku cerita bergambar dengan 70% ilustrasi
- Pada tahapan membaca lancar pilih buku cerita bergambar dengan 50% ilustrasi, buku dengan sedikit gambar, novel pendek, dan kumpulan cerpen.
Nah, sebelum membacakan buku yang telah dipilih untuk anak-anak ada baiknya juga orang tua/guru membaca terlebih dahulu untuk mengetahui jalan ceritanya (tokoh, setting, tema, alur). Dengan membacanya terlebih dahulu orang tua juga bisa mengantisipasi pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan anak-anak.
Nah, agar anak-anak memahami dan menikmati membaca nyaring, Ibu Rosie menyarankan hal berikut.
Saat Membaca Nyaring, Lakukan Hal Berikut!
Membaca nyaring ini beda loh dengan mendongeng karena read aloud sama dengan mengajarkan anak untuk membaca dengan benar. Oleh karenanya orang tua harus tahu juga tanda baca yang benar dan cara membacanya. Dibutuhkan interaksi juga antara orang tua (yang membacakan) dengan anak-anak.
Menurut Ibu Rosie saat membaca nyaring orang tua/guru disarankan melakukan hal berikut.
- Bantu anak-anak mendengar dan merasakan cerita yang mengalir. Bacakan dengan suara yang dapat didengarkan anak-anak dan tidak terlalu cepat.
- Ajak anak terlibat dan jaga interaksi dengan mereka
- Bangun dialog dengan anak menggunakan buku. Misalnya dengan mengajak mereka bertanya dan menjadikan kegiatan sebagai ajang diskusi.
- Ajak anak-anak mengungkapkan secara lisan apa yang didengar atau dibacakan dan apa yang dipikirkan (think aloud).
Tahapan Setelah Membaca Nyaring
Setelah selesai membaca nyaring pun ada bentuk komunikasi yang sebaiknya dilakukan orang tua/guru. Libatkan anak untuk menceritakan kembali apa yang dia dengar saat kita membaca nyaring, buku seperti apa yang bisa kita bacakan secara nyaring?
Menurut Ibu Rosie beberapa hal berikut ini bisa dilakukan sehingga bisa mengajarkan komunikasi juga kepada anak-anak.
- Mintalah anak-anak mengajukan pertanyaan dari cerita yang telah dibacakan
- Jika mereka tidak ada yang bertanya maka orang tua yang mengajukan pertanyaan
- Minta juga mereka untuk menceritakan kembali dengan kata-katanya sendiri
- Setelah selesai letakkan buku pada tempat yang mudah dijangkau anak-anak. Ya siapa tahu mereka ingin membacanya sendiri, kan?
Kedekatan orang tua dengan anak juga bisa dicapai karena anak terbiasa dengan suara orang tua dan terdapat ‘skin to skin contact’ ketika membacakan cerita, serta terdapat juga kedekatan dengan buku. Orang tua yang membacakan cerita kepada anak juga langsung menjadi contoh membaca bagi anaknya (reading role model)
Waktu Ideal Membaca Nyaring

Membaca nyaring bisa dilakukan kapan saja tergantung kesiapan anak dan orang tua. Apalagi jika kita sudah punya aplikasi Let’s Read di smartphone. Ya udah tinggal pilihkan aja cerita yang tepat untuk mereka.
Apalagi jika anak-anak sering minta dibacakan cerita berulang kali pada cerita yang sama. kadang sampai hafal gitu ya isi ceritanya tapi tetap saja ingin dibacakan cerita. Kalau kata Ibu Rosie itu tandanya anak-anak sudah menemukan kesenangan membaca bahkan ketagihan ya.
Nah, mudah sekali ya ternyata mengenalkan anak dengan kebiasaan membaca buku. Hanya dengan mengajak anak membaca atau membacakan mereka cerita selama 5 sampai 15 menit saja kok.
Yuk, unduh aplikasinya dan instal dulu di smartphone agar lebih mudah membaca bersama anak-anak di rumah.


24 Komentar. Leave new
Sudah download dan install donk mbak, kebetulan kami pengguna lama aplikasi let’s read. Anak ku yang pertama suka banget sama aplikasi ini. Biasa aku gunakan kalo sebelum tidur heheh
Betul sekali berlatih membaca nyaring ini mampu membuat anak2 semangat lho. Bunda sdh implemetasikan ke anak2 didik bunda beberap tahun yl ketika melakukan reading exercise yg membuat mereka semangat belajar membacanya.
kebetulan mamahku guru PAUD dan sering kekurangan bahan bacaan untuk anak muridnya, jadi aku bisa nih mengenalkan aplikasi let’s read ke mamahku
membaca nyaring selalu working sih untuk membuat kegiatan baca buku jadi fun dan menarik buat anak…kita bs mainkan intonasi dan cerita jd lebih hidup…
anak2 suka kita jg lbh semangat
Dlu waktu kecil, saya suka dibacakan nyaring, ternyata setelah jd ibu saya baru tau bahwa read aloud memiliki manfaat dan dampak positif bagi anak. App lets read ini emang sangat membantu khususnya mengurangi aktivitas gawai anak yg kurang bermanfaat
memang membaca nyaring sangat baik untuk tumbuh kembang anak ya mbak
dgn dibacakan buku secara nyaring, anak lebih semangat membaca buku
Bantu Parents untuk menambah referensi bacaan Anak juga ya Let’s Read ini, dan kita bisa terapkan Read Aloud yang bisa bikin suasana membaca lebih seru dan menyenangkan.
saya sudah nyobain nih ke anak bungsu yang masih SD dan ternyata suka hingga akhirnya download aplikasi Let’s Read soalnya selain bahasa Indonesia juga ada bahasa lainnya. Kebayang dengan Read Aloud atau membacakan nyaring untuk diterapkan ke anak-anak usia dini, anak-anak pasti tertarik untuk belajar membaca hingga akhirnya menjadi pembaca yang aktif, yang suka membaca.
Dengan membaca nyaring, pelan2 anak bisa tertarik dengan buku dan tertarik membacanya ya. Saya takjub, ternyata manfaatnya banyak sekali.
Ternyata membacakan nyaring bukan sekadar hiburan buat anak ya? Banyak sekali manfaatnya buat anak dan perkembangannya di masa depan. Suka banget deh sama materi gathering kali ini.
Aplikasi Let’s Read ini lengkap juga ya. Menyediakan banyak buku cerita dengan beragam bahasa. Memudahkan bagi siapa saja yang ingin menumbuhkan kecintaan anak pada buku bacaan.
Ketika anak-anak saya masih kecil, saya belum mengenal teori ini. Dulu juga masih jarang banget internetan. Tetapi, kalau membacakan ke anak-anak memang selalu dengan suara nyaring.
Anak-anak juga terlihat antusias. Karena memang seru. Apalagi kalau mereka juga dilibatkan.
Membaca nyaring banyak manfaatnya ya untuk anak, membuat anak lebih berimajinasi dan mencintai buku sejak dini
mba pasang waktu 5-15 menit sehari bikin tertohok nih. kadang aku suka mau skip baca buku anak dengan alasan macam2. ternyata waktunya bisa ya segitu aja untuk bikin anak happy dan minat baca. makasih pengingatnya mbaa
Membaca nyaring seperti ini memang mengasyikkan . Bisa memancing anak untuk mau belajar dan gemar membaca 🙂
Banyak tahapan read aloud ya. Ga bisa langsung tancap gas bacain. Hihihi
Kayaknya memang teknik saya yang masih belum benar.
Makasih tipsnya
Menjadikan anak gemar membaca dan mencintai buku, bukanlah sesuatu yang instan. Pasti ada proses panjang dan berlangsung secara terus menerus di dalamnya. Bersyukur sekali kita terbantu dengan adanya perpustakaan digital Let’s Read ini, gak kebingungan lagi kalau kehabisan bahan bacaan.
Aplikasi Let’s Read menolong banget ketika belajar harus di rumah aja.
Dulu saya kudu ke perpus supaya bisa baca buku banyak judul.
Sekarang pakai aplikasi Let’s Read bisa baca ratusan dongeng multi bahasa lagi .
Ilustrasinya juga menarik
Iya ternyata mudah ya mengajak anak membiasakan membaca. Enggak perlu waktu lama untuk membacakan nyaring buat mereka, karena yang penting proses di dalamnya.
Apalagi ada Let’s Read, pilihan bacaan buat anak semakin banyak dan bervariasi 🙂
Banyak sekali ya mbk manfaat dari read aloud. Kebetulan anak aku masih 5 tahun, jadi setiap hari baca bukunya masih read aloud. Aku juga sesekali bacain Lets Read buat jelang tidur
Read Aloud ini memang salah satu metode yang efektif untuk menstimulus imajinasi anak dan pastinya bisa membantu para orang tua untuk mengerti lebih jauh kemampuan berbicara melalui proses membaca ya Mak. Aplikasi Lets Read bisa saya rekomendasikan sebagai kado anak yang bermanfaat nih!
iya mbak, rekomen banget emang ya
Efektif banget emang ya read a loud ini untuk anak. Imajinas anak terstimulasi dengan baik. Jadi penasaran ingin download lets read juga deh.
Iya mbak, emaknya juga gak kehabisan ide buat membacakan anak-anak