Ada banyak jenis metode yang saat ini diterapkan oleh orang tua dalam mendidik anaknya. Salah satunya adalah metode Montessori yang sangat populer di kalangan masyarakat. Ini merupakan sebuah metode pendidikan yang akan membantu anak untuk meraih potensinya di berbagai bidang kehidupan. Disebut Montessori karena dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori.
Daftar Isi
Prinsip Metode Montessori

Maria Montessori meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi untuk mengedukasi dirinya sendiri. Oleh sebab itu pendidikan untuk anak usia dini sebaiknya difokuskan pada rasa keingintahuan anak-anak. Sejak dini, rasa ingin tahu anak-anak harus dikembangkan. Orang tua perlu mengembangkan keinginan anak agar mau terus belajar.
Ada beberapa prinsip dasar yang harus dipahami oleh orang tua jika ingin menerapkan metode Montessori. Berikut prinsip-prinsip dasar tersebut:
- Sistem belajar dengan pendekatan individu.
- Fokus pada kombinasi pendidikan akademik dan sosial.
- Memupuk rasa ingin tahu anak dan mendorong anak untuk berani mengeksplorasi.
- Mempresentasikan konsep abstrak secara nyata.
- Menerapkan segala keterampilan dan rutinitas yang sudah diajarkan di sekolah dalam kehidupan sehari-hari.
Jadi memang dalam metode Montessori ini orang tua memberikan keleluasaan bagi anak untuk belajar. Orang tua harus percaya bahwa anaknya memiliki potensi yang besar. Selain itu orang tua juga harus memberikan kepercayaan agar anak bisa mengembangkan rasa ingin tahu dan belajar mengeksplorasi secara mandiri.
Bidang Utama Metode Montessori
Metode pendidikan anak usia dini ini ternyata berfokus pada 5 bidang utama. Agar bisa menerapkan sistem belajar ini pada anak maka orang tua harus paham betul fokus bidang tersebut. Berikut adalah 5 bidang utama yang diajarkan pada metode Montessori:
1. Kemampuan Berbahasa
Di bidang ini, anak-anak akan dilatih untuk berkomunikasi dengan baik khususnya di hadapan banyak orang. Ajarkan anak untuk berani berkomunikasi di depan umum, misalnya dengan bercerita di depan teman-temannya. Selain itu anak juga bisa diperkenalkan dengan berbagai kosakata melalui permainan yang seru.
2. Budaya
Berikutnya adalah bidang budaya yang akan mengajarkan anak untuk bersikap sopan. Orang tua harus memupuk tata krama pada anak sejak dini. Dalam hal ini anak-anak juga harus diajarkan budaya mengantre, meminta maaf, dan lain sebagainya. Bidang ini seringkali dilupakan pada sistem pendidikan biasa.
3. Konsep Berhitung atau Matematika
Sejak dini, anak-anak bisa mulai mengenal angka dan matematika. Tentu saja matematika yang dimaksud di sini adalah perhitungan sederhana. Anak-anak bisa diajarkan mengenal bentuk, ukuran, skala besar, kecil, dan lain sebagainya. Media yang digunakan bisa beragam seperti balok-balok angka dan puzzle.
4. Sensorik
Bidang selanjutnya adalah sensorik yang akan mendukung perkembangan motorik si kecil. Di sini orang tua bisa mengajak anak untuk melakukan berbagai jenis permainan. Seperti lempar bola, memasukkan pasir ke dalam botol, dan lain sebagainya. Ciptakan cara belajar sensorik yang seru dan membuat anak bersemangat.
5. Kehidupan Sehari-hari
Anak-anak harus diajarkan mandiri sejak kecil. Penting sekali untuk memupuk keterampilan sederhana yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, ajarkan anak untuk memakai baju sendiri, menuang air ke dalam gelas, mencuci tangan, dan lain sebagainya. Orang tua seringkali membatasi anak untuk melakukan hal-hal tersebut karena merasa anak belum mampu.
Metode Montessori ini dinilai sangat efektif untuk membentuk anak yang cerdas dan mandiri. Perkembangan otak dan fisik anak juga bisa berjalan seimbang berkat metode tersebut. Pastikan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan agar si kecil tak merasa bosan.

17 Komentar. Leave new
Menarik sekali metode motesori ini. Kegiatan kegiatannya didesain untuk mendorong rasa ingin tahu anak. Rasanya ini akan membuat anak jadi pelajar yang kritis dan cerdas nantinya.
Yang menarik lainnya adalah adanya pelajaran untuk menguatkan keterampilan sehari hari anak agar kelak bisa mandiri. Menurut saya ini penting juga, karena kalau anak tidak diajari keterampilan ini, saat dewasa dia akan kesulitan menyelesaikan masalah masalah pribadi atau rumah tangganya
Terima kasih sudah mampir untuk membaca
Sudah pernah dengar metode ini, tetapi baru tahu bidang utama yang diajarkan pada metode Montessori di artikel ini. Cukuplah menambah wawasan saya, tetapi saya masih penasaran dengan teknik-teknik yang digunakan. Misalnya, bihang kehidupan sehari-hari, hal apa yang diajarkan atau diberikan kapad anak yang trekant dengan bihang tersebut. Semoga nanti saat Mbak Eni nulis lengkap, saya bisa bw. By the way, makasih informasinya yah.
Sama-sama terima kasih sudah mampir untuk membaca
Salah satu metode yang direkomendasikan dalam pendidikan anak usia dini. Keren memang Montessori ini. Ketika orang tua sudah paham filosofi dan teknik-tekniknya, jadi terlihat dampak ke anak.
Kalau saya lihat temen dan anaknya di medsos. Hehe.
Sebagai orangtua kita adalah sekolah pertama bagi si kecil kan jadi dorong rasa keingin tahuan anak kita karna ini sangat membantu sistem kerja otak anak kita supaya menjadi pribadi yang cepat tanggap dan kritis dalam segala hal.
Penerapan Metode Montessori beberapa kali berseliweran di feed Instagram saya. Beberapa ibu menerapkan pada anak-anak mereka.
Saya bukan penganut metode ini sih. Namun, beberapa praktiknya sudah saya terapkan baik pada si sulung atau si bungsu. Termasuk 5 bidang utama di atas. So, metode ini menurut saya bagus dan dekat dengan fitrah belajar anak.
Nggak harus melulu pakai metode ini juga sih ya hanya sebagai pilihan saja. Cukup lakukan proses pengasuhan dan pendidikan anak sesuai dengan potensi yang dimiliki anak saja itu pun sudah sangat membantu.
menarik banget mbaaa metode montessori ini.
kalo paham seputar apa dan bagaimana metode ini, ortu bakal lebih confident dan siap memberikan pola asuh yg terbaik bagi buah hati.
Ternyata Teknik montessori ini sekumplit ini ya. Banyak yang diajarkan kepada anak dan memancing banyak keingintahuan mereka. Semakin banyak tahu semakin banyak kepandaian
Menarik buat diikuti kak tuk metode motesori..
Kalau nanti punya anak, ada pegangan dengan cara tsb.
Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan sebaiknya orang tua juga harus memberikan kepercayaan agar anak bisa mengembangkan rasa ingin tahu dan belajar mengeksplorasi secara mandiri.
Montesori jadi nama yg gak asing lagi sejak aku punya anak bayi, metode ini yang paling aku suka yaitu bagian sensory play, memberikan insight yg belum bisa ditanamkan secara natural,perlu dibantu buku
Eksplorasi sebanyak-banyaknya saat anak-anak memasuki usia oenuh rasa ingin tahu ini akan sangat bermanfaat bagi cara berpikir anak-anak.
Dari hal-hal kecil yang dialami sehari-hari misalnya menghitung mobil yang lewat, menyebutkan warna, ini bagi anak-anak adalah sebuah kegembiraan, padahal ada pembelajaran di sana.
Gitu yaa..serunya mendampingi tumbuh kembang anak.
Metode montessori memang paling baik untuk mengajarkan anak di usia dini. Karena di usia begitulah anak gampang menangkap apa yang dilihat dan didengarkan.
Anak usia 1-5 tahun itu rasa ingin tahunya tinggi. Membebaskan eksplorasi saat bermain asalkan selalu didampingi dan diarahkan.
Yang sudah kuterapkan ke anak-anak itu mengajarkan kemandirian, sensory play, mengajarkan baca. Karena ada medianya sehingga lebih mudah pakai metode montessory ini.
Metode yg perlu diketahui banyak ortu dan guru jg nih. Saya sendiri sebagai ortu harus banyak memahami metode ini sebelum menerapkannya pd anak